TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di tengah kemeriahan 'Malam Merdeka', sosok Imam (46) mendadak jadi selebriti dadakan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026) malam.
Warga asal Gambir, Jakarta Pusat ini mencuri perhatian ribuan pengunjung karena mengenakan kostum unik bertema pejuang kemerdekaan.
Bukan kostum sewaan, Imam merakit sendiri seluruh atributnya menggunakan bahan-bahan daur ulang.
Salah satu yang paling mencolok adalah hiasan helm berbentuk granat dan aksesori granat tangan yang melingkar di pinggangnya. Siapa sangka, benda-benda tersebut dibuat dari limbah botol air mineral.
“Bahannya dari botol air mineral, dipotong bagi dua lalu disatukan. Saya buat sendiri kalau ada waktu luang, iseng-iseng saja untuk menyambut hari kemerdekaan,” ujar Imam saat ditemui Tribunnews di lokasi.
Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai karyawan ini mengaku sengaja berkeliling dari Monas, GBK, hingga berakhir di Bundaran HI untuk memeriahkan suasana.
Meski harus mengeluarkan biaya untuk merakit kostum tersebut, Imam mengaku puas, apalagi banyak warga yang mengantre untuk berswafoto dengannya.
“Tadi memang keliling. Kalau tema kostum, saya sesuaikan dengan acaranya. Harapannya, di HUT ke-81 ini, Indonesia semakin sukses,” tambahnya.
Puncak Malam Merdeka
Puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia akan dimeriahkan dengan agenda “Malam Merdeka” yang menghadirkan Karnaval Kendaraan Hias kolosal pada Senin (17/8/2026) malam.
Pawai kreativitas ini dijadwalkan akan dilepas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengungkapkan bahwa titik pelepasan peserta karnaval akan dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Baca juga: Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Seiring Perayaan Malam Merdeka di Bundaran HI, WNA Ikut Ngemper
“Kegiatan dimulai pukul 18.50 dengan rute Monas hingga Bundaran HI. Pelepasannya akan langsung disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari tribun utama di Monas,” kata Teuku Riefky Harsya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Karnaval ini menjadi panggung kolaborasi besar-besaran yang melibatkan 32 kendaraan hias hasil kreasi berbagai instansi kementerian dan lembaga.
Urutan kendaraan hias dipimpin oleh Kemendagri, diikuti jajaran kementerian teknis, lembaga baru seperti Danantara dan Badan Gizi Nasional (BGN), hingga ditutup oleh armada dari BRIN, Kemhan/TNI, dan Polri.
Tak kurang dari 3.000 pelaku kreatif terlibat dalam menyukseskan karnaval ini. Seluruh peserta juga diwajibkan menggunakan atribut produk lokal sebagai bentuk dukungan bagi industri dalam negeri.
Pawai berakhir di kawasan Bundaran HI yang diramaikan dengan pertunjukan drone dan video mapping.