Momen Kepala BGN Bersimpuh Hadapi Murka Orang Tua Korban Keracunan MBG
Reza Efendi August 18, 2026 12:00 AM

Liputan6.com, Jakarta - Suasana kunjungan kerja Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono di Rumah Sakit Efarina Etaham, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sempat memanas pada Minggu (16/8/2026). Seorang ibu korban keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) meluapkan kekecewaannya di hadapan Sudaryono.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menjenguk siswa yang menjadi korban keracunan. Namun, suasana berubah tegang ketika sejumlah orang tua pasien menuntut kejelasan mengenai kondisi anak mereka yang belum kunjung membaik.

Kemarahan salah satu orang tua memuncak saat Sudaryono berdialog dengan keluarga pasien. Fitriani Sijabat, salah satu orang tua korban, mengaku kecewa dengan penanganan medis yang diterima anaknya.

Ia juga mempertanyakan jenis racun yang menyebabkan anaknya mengalami gangguan kesehatan hingga harus beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit.

“Anak saya sempat dipulangkan karena dikira sudah membaik, tapi ternyata mengalami gatal-gatal dan gangguan kesehatan serius hingga harus dirawat kembali,” ungkap Fitriani dengan nada tinggi.

Menghadapi kekecewaan para orang tua, Sudaryono kemudian bersimpuh dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung di hadapan keluarga korban yang hadir.

 

Ratusan Siswa Terdampak

Kasus keracunan massal tersebut bermula pada Kamis, 13 Agustus 2026, setelah para siswa mengonsumsi makanan dari program MBG.

Berdasarkan laporan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sedikitnya 360 siswa dari berbagai sekolah dievakuasi akibat insiden tersebut. Hingga Minggu, masih terdapat 64 siswa yang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Setelah mengunjungi empat rumah sakit tempat para korban dirawat di Kabupaten Karo, Sudaryono memberikan penjelasan terkait hasil penelusuran sementara atas insiden tersebut.

Keracunan diduga kuat terjadi akibat kesalahan dalam penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyimpanan bahan makanan, khususnya ikan laut, sebelum diolah menjadi menu untuk para siswa.

BGN berjanji melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai pasok dan proses pengolahan pangan dalam program MBG untuk mencegah kejadian serupa terulang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.