TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rolas Fighters kembali menghadirkan koreografi dengan konsep berbeda saat mendukung Putra Rolas SMAN 12 Surabaya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Pada laga melawan SMAN 1 Jombang di DBL Arena Surabaya, Sabtu (15/8), sosok vampir bernama Dvampir menjadi pusat perhatian di tribun.
Jika pada pertandingan sebelumnya Rolas Fighters mengangkat nuansa mitologi Mesir kuno, kali ini mereka memilih tema vampir dan monster.
Namun, konsep tersebut bukan hanya ditujukan untuk menciptakan tampilan visual yang menarik.
Koreografi tersebut membawa pesan tentang perjuangan dan kebersamaan Putra Rolas. Dua tulisan ditempatkan di sisi karakter Dvampir, yakni “Satu Jiwa Satu Tujuan” dan “Satu Tekad Bakar Kegelapan”.
Baca juga: Smanisda Sukses Jegal Langkah Sembilan di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-North
Koordinator Rolas Fighters, Rafi Prayoga, menjelaskan bahwa kedua kalimat tersebut menggambarkan tekad seluruh elemen SMAN 12 Surabaya untuk memiliki tujuan yang sama dalam mendukung tim basket sekolah.
Menurut Rafi, istilah “kegelapan” yang digunakan dalam konsep tidak dimaksudkan sebagai simbol sesuatu yang buruk. Sebaliknya, kegelapan menggambarkan fase sulit yang harus dilewati sebelum mencapai tujuan.
Makna tersebut menjadi semakin relevan dengan kondisi Putra Rolas. Dua pertandingan sebelumnya belum berakhir dengan kemenangan sehingga Rolas Fighters berusaha memberikan suntikan semangat melalui konsep yang menggambarkan perjuangan untuk bangkit.
Karakter Dvampir pun dirancang khusus untuk mendukung pesan tersebut. Rafi menyebut sosok vampir itu terinspirasi dari berbagai referensi film, kemudian dikembangkan kembali agar sesuai dengan konsep koreografi yang mereka buat.
Visual Dvampir diperkuat dengan sejumlah elemen lain. Bagian kanan dan kiri koreografi 4D menampilkan bentuk menyerupai mata yang menggambarkan tatapan dari kegelapan.
Konsep tersebut juga diterapkan pada maskot Rolas Fighters. Kostum maskot disesuaikan dengan tema vampir dan monster sehingga keseluruhan penampilan di tribun terlihat lebih menyatu.
Menyiapkan koreografi dengan konsep tersebut bukan pekerjaan mudah. Rolas Fighters hanya memiliki waktu sekitar empat hari, mulai Selasa hingga Jumat, untuk menyelesaikan seluruh persiapan sebelum pertandingan.
Pengerjaan dilakukan di sekolah. Beberapa bagian gambar dan properti mulai disiapkan sejak awal, kemudian diselesaikan menjelang hari pertandingan.
Selain koreografi, kekompakan Rolas Fighters juga dibangun melalui latihan perkusi. Mereka rutin berlatih tiga kali dalam sepekan di sekolah dengan dukungan dari pihak sekolah.
Setelah seluruh persiapan rampung, Dvampir akhirnya menjadi pusat perhatian di tribun DBL Arena. Karakter tersebut berdiri di antara dua pesan yang menjadi inti dukungan Rolas Fighters untuk Putra Rolas.
Sayangnya, energi dari tribun belum mampu mengantarkan Putra Rolas meraih kemenangan.
Setelah menjalani empat kuarter, SMAN 12 Surabaya harus mengakui keunggulan SMAN 1 Jombang dengan skor 17-20. Meski kembali menelan kekalahan, Rolas Fighters tetap memilih memberikan dukungan kepada para pemain. Bagi mereka, hasil pertandingan bukan alasan untuk menghentikan semangat mendukung tim sekolah.
Capo Rolas Fighters, Dwi Rangga Heninda Putra atau Rangga, berharap para pemain terus menunjukkan usaha terbaik di pertandingan berikutnya. Ia ingin perjuangan di lapangan menjadi bentuk balasan atas dukungan yang diberikan dari tribun.
Rolas Fighters masih memiliki satu pertandingan lagi yang dijadwalkan pada 28 Agustus. Kesempatan tersebut menjadi momentum bagi Putra Rolas untuk menutup perjalanan mereka dengan hasil yang lebih baik.
Koreografi Dvampir pun meninggalkan pesan lebih dari sekadar visual bertema vampir.
Melalui konsep tersebut, Rolas Fighters ingin menyampaikan bahwa fase sulit bukanlah akhir dari perjalanan. Semangat “Satu Jiwa Satu Tujuan” dan “Satu Tekad Bakar Kegelapan” menjadi gambaran harapan mereka agar Putra Rolas terus berjuang, bangkit, dan memberikan penampilan terbaik untuk sekolah.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan hadir di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia. Selain kompetisi basket pelajar, musim ini juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100 persen Indonesia”.
Keseruan rangkaian pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Khusus laga final, pertandingan juga dapat ditonton melalui YouTube Good Day ID.