TRIBUNSTYLE.COM - Demonstrasi masih akan mewarnai wilayah DKI Jakarta pada Selasa (18/8/2026).
Unjuk rasa tersebut berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).
Mereka akan menyuarakan pendapat di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat pada pukul 13.00 WIB.
Melalui keterangan yang dirilis akun Instagram @bemui_official pada Selasa (18/8/2026), ada 8 tuntutan yang diusung mahasiswa. Di antaranya:
Perlu diketahui, unjuk rasa atau demonstrasi adalah hal lumrah dalam sebuah negara demokrasi.
Demonstrasi bahkan dijamin dalam konstitusi, tepatnya dalam Pasal 28E ayat (3) UUD 1945. Sedangkan pelaksanaanya diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Kendati demikian, aksi unjuk rasa sering kali memicu perlambatan arus lalu lintas hingga kemacetan panjang bagi para pengguna jalan yang melintas.
Lantas, jalur alternatif mana saja yang bisa diambil pengendara untuk menghindari kemungkinan macet akibat demo di Bundaran HI?
Baca juga: Jalur Alternatif Hindari Demo WALHI Hari Ini Kamis 6 Agustus 2026 Pukul 10.30 WIB di Gambir Jakpus
Ketika terjadi aksi demonstrasi atau penutupan jalan di kawasan Bundaran HI (Jalan MH Thamrin – Jalan Jenderal Sudirman), arus lalu lintas utama biasanya akan terhambat atau mengalami rekayasa (pengalihan) oleh kepolisian.
Pengendara dapat memanfaatkan beberapa jalur alternatif berikut berdasarkan arah asal dan tujuan:
1. Dari Selatan (Blok M / Semanggi) Menuju Utara (Harmoni / Kota / Monas)
Jalur Barat (Tanah Abang): Dari Semanggi / Gatot Subroto > Belok ke Jalan KH Mas Mansyur (Karet / Tanah Abang) > Jalan Fachrudin > Jalan Jatibaru / Jalan Abdul Muis > Harmoni / Kota.
Jalur Timur (Kuningan / Menteng): Dari Semanggi / Gatot Subroto > Belok ke Jalan HR Rasuna Said (Kuningan) > Jalan Prof. Dr. Satrio atau langsung terus ke Jalan HOS Cokroaminoto / Jalan Diponegoro > Menteng > Cikini / Kramat > Pasar Senen > Jakarta Pusat Utara.
2. Dari Barat (Tomang / Slipi / Grogol) Menuju Timur atau Selatan
Menuju Menteng / Cikini / Matraman: Slipi / Palmerah > Pejompongan > Jalan Penjernihan > Karet / Jalan KH Mas Mansyur > Jalan Kebon Sirih (jika tidak ditutup) atau terus ke Tanah Abang > Medan Merdeka Selatan / Cikini.
Menuju Jakarta Selatan: Tomang / Slipi > Jalan Gatot Subroto (melintas di bawah Flyover Semanggi) > Rasuna Said (Kuningan) atau Jalan MT Haryono.
3. Dari Timur (Bekasi / Cawang / Pulogadung) Menuju Pusat atau Barat
Melalui Jalur Pramuka – Matraman: Jalan Raya Bogor / Cawang > Jalan MT Haryono > Matraman > Jalan Salemba Raya > Jalan Kramat Raya > Pasar Senen / Kwitang > Jalan Medan Merdeka Timur (Gambir).
Melalui Jalan Casablanca / Dr. Satrio: Dari Tebet / Kampung Melayu > Jalan Jalan Satrio (Flyover Casablanca) > Masuk ke Karet / Mas Mansyur > Tanah Abang / Tomang.
4. Jalur Pintas di Sekitar Bundaran HI (Sisi Timur & Barat)
Sisi Timur (Mengarah ke Menteng/Gondangdia): Gunakan Jalan Sutan Syahrir > Jalan Imam Bonjol > Jalan Diponegoro > Jalan Proklamasi.
Sisi Barat (Mengarah ke Tanah Abang/Karet): Gunakan Jalan KH Mas Mansyur > Jalan KH Wahid Hasyim (sisi barat) > Jalan Fachrudin.
(TribunStyle.com)