TRIBUNJAKARTA.COM - Sebanyak 360 pemain dari 60 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Bekasi Raya ambil bagian dalam Lomba Tenis Meja SSC-Al Mujahidien Cup 2026.
Memasuki penyelenggaraan edisi ketiga, turnamen yang digelar Sehat Selalu Club (SSC) Cluster Morganite Perumahan Bekasi Timur Regency ini hadir dengan konsep beda.
Gelaran ini pada dua edisi sebelumnya menggunakan format individu.
Tahun ini peserta bertanding dengan sistem beregu.
Ketua Panitia Pelaksana Lomba Tenis Meja SSC-Al Mujahidien Cup ke-3, Taufik, mengatakan perubahan sistem pertandingan menjadi salah satu inovasi dalam penyelenggaraan tahun ini.
Setiap tim terdiri dari lima pemain yang terbagi dalam satu nomor tunggal dan dua nomor ganda.
"Yang membedakan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya, kami mempertandingkan peserta dengan sistem grup. Masing-masing grup terdiri dari lima orang untuk dua ganda dan satu single," ujar Taufik, Selasa (18/8/2026).
Perubahan konsep tersebut turut berdampak pada jumlah peserta yang meningkat.
Tercatat ada 60 DKM dari wilayah Bekasi Raya yang berpartisipasi dengan total sekitar 360 pemain.
"Alhamdulillah, jumlah peserta tahun ini lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Pesertanya mencapai 360 orang yang berasal dari 60 DKM se-Bekasi Raya," kata Taufik.
Turnamen tidak hanya berfokus pada persaingan di atas meja. Panitia juga menyiapkan pemeriksaan kesehatan bagi peserta sebelum pertandingan berlangsung.
Bekerja sama dengan Rumah Sakit Nusantara, setiap pemain menjalani pemeriksaan tekanan darah serta pengecekan kondisi kesehatan umum.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi mengingat para peserta tetap membutuhkan kondisi fisik yang prima selama bertanding.
"Kami bekerja sama dengan rumah sakit. Sebelum pertandingan dimulai, kami mengecek kesehatan setiap peserta, terutama tensi darah dan pemeriksaan lainnya. Kami ingin memastikan kondisi peserta agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Taufik.
Kehadiran atlet tenis meja nasional turut menjadi bagian dari penyelenggaraan Al Mujahidien Cup 2026.
Para peserta mendapat kesempatan melihat secara langsung permainan atlet nasional sekaligus memperoleh pengalaman dan motivasi dalam mengembangkan kemampuan.
"Dengan hadirnya atlet nasional, kami berharap mereka bisa menularkan semangat juang dan prestasi serta berbagi pengalaman dalam permainan tenis meja. Peserta juga bisa melihat teknik-teknik yang diberikan selama pertandingan," ujarnya.
Selain kompetisi, turnamen tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpengurus dan jemaah masjid di wilayah Bekasi Raya.
Panitia turut menghadirkan pemeriksaan kesehatan serta area bazar yang melibatkan pelaku UMKM.
Persaingan pada edisi ketiga akhirnya dimenangi DKM Baiturrahman Rawa Lumbu.
Tim tersebut berhasil menjadi juara setelah sebelumnya mengikuti turnamen sejak penyelenggaraan perdana.
Asrien, salah satu pemain DKM Baiturrahman Rawa Lumbu, mengaku keberhasilan tersebut terasa spesial karena timnya harus menunggu hingga edisi ketiga untuk meraih gelar.
"Ini event ketiga dan kami selalu ikut dari pertama dan kedua. Kali ini kami berhasil meraih gelar juara setelah belum mendapatkannya pada edisi sebelumnya," kata Asrien.
Menurut Asrien, penyelenggaraan tahun ini juga menunjukkan perkembangan dibandingkan dua edisi sebelumnya.
"Untuk penyelenggaraan tahun ini ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Semoga event ini terus lebih baik," ujarnya.
Panitia berharap Al Mujahidien Cup dapat kembali digelar pada tahun depan bertepatan dengan momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain menjadi wadah silaturahmi antar-DKM, turnamen tersebut diharapkan semakin berkembang dan mampu menjaring pemain potensial dari berbagai wilayah Bekasi Raya.
"Mudah-mudahan tahun depan bisa kembali kami selenggarakan bertepatan dengan momen Hari Kemerdekaan RI ke-82. Mudah-mudahan juga bisa lebih banyak menjaring atlet daerah di Bekasi Raya untuk ikut serta," tutur Taufik.
Berikut daftar juara SSC-Al Mujahidien Cup 2026:
Juara 1: DKM Baiturrahman - Rawa Lumbu
Juara 2: DKM Thaalib Al Azhar - Rawa Lumbu
Juara 3: DKM SSC 2 Setu
Juara 4: DKM Jami At Taqwa - Rawa Pasung
Baca juga: Kerahkan 9.242 Personel Demi Amankan Demo BEM UI, Polisi: Anggota Tak Boleh Inisiatif Sendiri
Baca juga: Polisi Imbau Mahasiswa Tak Gelar Demo di Bundaran HI, Disebut Akan Ganggu Aktivitas Masyarakat
Baca juga: Minta Mahasiswa Tak Gelar Demonstrasi di Bundaran HI hingga Patung Kuda, Polisi Beberkan Alasannya