Semifinal Piala AFF - Singapura Menantang Comeback demi Final, Ilhan Fandi Bergairah Koyak Thailand
Arif Tio Buqi Abdulah August 18, 2026 03:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Singapura menghadapi misi berat saat bertandang ke markas Thailand pada leg kedua semifinal Piala AFF 2026.

Tertinggal 1-3 secara agregat, The Lions tetap percaya diri dan belum mau menyerah untuk mengejar tiket ke partai final.

Thailand vs Singapura akan berlangsung di Stadion Rajamangala, Selasa (18/8/2026) pukul 20.00 WIB. 

Dengan keunggulan agregat 3-1, Thailand berada di posisi yang lebih menguntungkan, terlebih mereka akan tampil di hadapan pendukung sendiri.

SELEBRASI - Penyerang Singapura, Ilhan Fandi merayakan gol saat melawan Hong Kong pada pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027, pada Selasa (18/11/2025) malam WIB. Singapura berhasil comeback dramatis 2-1.
SELEBRASI - Penyerang Singapura, Ilhan Fandi merayakan gol saat melawan Hong Kong pada pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027, pada Selasa (18/11/2025) malam WIB. Singapura berhasil comeback dramatis 2-1. (Instagram @fasingapore)

Namun, Singapura datang dengan mental pantang menyerah.

Striker Ilhan Fandi bahkan menegaskan bahwa ketertinggalan dua gol bukan alasan bagi timnya untuk kehilangan motivasi.

"Apa artinya hidup tanpa tantangan? Kami menyukai tantangan," ujar Ilhan Fandi seperti dilansir VNExpress.

Menurut Ilhan, Singapura harus tetap percaya bahwa comeback masih mungkin terjadi.

Baginya, keraguan justru akan membuat peluang The Lions semakin kecil.

"Anda tidak boleh kehilangan motivasi meskipun sedang tertinggal dua gol. Jika Anda tidak yakin bisa bangkit saat melawan Thailand, lebih baik Anda tinggal di rumah saja," tegasnya.

Singapura Punya Masalah di Lini Pertahanan

Kepercayaan diri tersebut bukan tanpa alasan.

Pada leg pertama, Singapura sebenarnya mampu tampil dominan dalam penguasaan bola.

The Lions bahkan mencatat penguasaan bola hingga 72 persen.

Sayangnya, dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan hasil akhir.

Baca juga: Mode Kembali ke Nol Jelang Semifinal Piala AFF 2026, Pekerjaan Thailand Belum Selesai

Singapura tetap harus menelan kekalahan 1-3 dan kini membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal dua gol untuk menjaga peluang lolos ke final.

Pelatih Singapura, Gavin Lee, menyadari bahwa timnya harus lebih efektif dalam memanfaatkan penguasaan bola.

Selain memperbaiki pertahanan, The Lions juga dituntut menciptakan lebih banyak peluang dan mengonversinya menjadi gol.

"Pertanyaannya adalah, mengapa Singapura kebobolan begitu banyak gol padahal mendominasi penguasaan bola? Kami harus menemukan jawabannya sendiri agar bisa memperbaiki pertahanan dan menciptakan lebih banyak peluang mencetak gol," ujar Gavin Lee.

Rekor Buruk Menghantui Singapura

Tantangan Singapura semakin berat karena Thailand bukan lawan yang mudah mereka taklukkan.

The Lions tercatat telah menelan 11 kekalahan beruntun dari War Elephants.

Rentetan hasil buruk tersebut bahkan sudah berlangsung sejak Desember 2012.

Artinya, Singapura membutuhkan performa luar biasa jika ingin mengakhiri dominasi Thailand sekaligus membalikkan keadaan pada semifinal Piala AFF 2026.

Dengan defisit dua gol, Singapura setidaknya membutuhkan kemenangan 2-0 untuk menyamakan agregat dan memaksa laga berlanjut sesuai aturan kompetisi.

Jika mampu mencetak lebih banyak gol, The Lions tentu punya peluang lebih besar untuk mengamankan tiket ke final.

Misi comeback memang tidak mudah. Namun, bagi Singapura, 90 menit di Rajamangala Stadium masih cukup untuk mengubah cerita.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.