Diduga Lindas Kernet hingga Tewas, Sopir dari Cilegon Tertangkap di Natar Lampung Selatan  
soni yuntavia August 18, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Sopir truk asal Kota Cilegon, Banten, berinisial MAS (35), ditangkap polisi saat mengisi bahan bakar minyak jenis solar di sebuah SPBU di Natar, Lampung Selatan, Selasa (18/8/2026).

Baca juga: Jasad Pria Tanpa Identitas di Dekat SPBU Turi Raya Bandar Lampung, Ada Bekas Terlindas

MAS diduga melindas kernetnya sendiri hingga tewas di SPBU Turi Raya 24.351.30, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.

Setelah kejadian, sopir tersebut sempat melanjutkan perjalanan sebelum akhirnya diburu tim gabungan kepolisian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Polisi Gigih Andri Putranto mengatakan penangkapan dilakukan bersama personel Polsek Labuhan Ratu dan Polsek Natar.

“Pelaku tidak berkutik saat diamankan polisi,” kata Gigih saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa, 18 Agustus 2026.

MAS merupakan warga Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten. Polisi menangkapnya ketika truk yang dikemudikannya berhenti untuk mengisi solar di wilayah hukum Polsek Natar.

“Sopir ini kami tangkap saat sedang mengisi BBM jenis solar di SPBU Natar, Lampung Selatan,” ujar Gigih.

Menurut Gigih, peristiwa itu bermula ketika korban, yang hingga kini belum diketahui identitasnya, tengah beristirahat di bawah kolong truk.

Sopir diduga tidak menyadari keberadaan korban yang berada tepat di bawah kendaraan.

Truk kemudian dijalankan dan melindas tubuh korban. Pria tersebut meninggal di lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Salah seorang saksi bahkan dijemput dari Lampung Utara untuk dimintai keterangan oleh penyidik.

Atas instruksi pimpinan, tim gabungan kemudian melakukan pengejaran. Koordinasi dilakukan antara Polresta Bandar Lampung, Polsek Labuhan Ratu, dan Polsek Natar hingga MAS berhasil ditemukan.

“Proses penangkapan berjalan lancar berkat kolaborasi lintas wilayah,” kata Gigih.

MAS kini telah dibawa ke Markas Polresta Bandar Lampung untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa dan menentukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Sementara itu, Kepala Polsek Labuhan Ratu Ajun Komisaris Polisi Ono Karyono mengatakan jasad korban ditemukan tanpa identitas. Korban berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia antara 35 hingga 40 tahun.

Saat ditemukan, tubuh korban mengalami luka lecet di bagian kening, dada, dan kaki kanan. Polisi menduga luka tersebut akibat terlindas kendaraan.

“Korban kondisinya terdapat luka lecet di kening, dada hingga kaki sebelah kanan, dan diduga dilindas,” kata Ono.

Polisi telah melakukan visum terhadap jasad tersebut. Korban memiliki ciri-ciri berambut panjang, kulit sawo matang, berkumis tipis, dan berjenggot. Di telinga kirinya terdapat tiga tindikan.

Saat ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB, korban mengenakan singlet hitam dan celana jins abu-abu.

Ia juga memakai kalung tasbih hitam, kalung rantai, gelang tali hitam, serta cincin berwarna putih. Sebuah sarung ditemukan menyelimuti tubuhnya.

Polisi masih berupaya mengungkap identitas korban sekaligus mendalami hubungan antara korban dan MAS yang diduga merupakan sopir truk yang melindasnya.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra ) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.