Muara Beliti Sudah, Kapan Operasi Pasar Murah di Kecamatan Kawasan Musi Rawas Lainnya Digelar?
Refly Permana August 18, 2026 07:27 PM

 

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS - Pasar murah di Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan diserbu masyarakat.

Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Camat Muara Beliti dan dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Musi Rawas pada Selasa (18/8/2026).

Dalam operasi pasar murah tersebut, Disperindag Musi Rawas menggandeng beberapa distributor sebagai penyedia kebutuhan pokok, seperti beras dan distributor telur dan minyak sayur. 

Kabid Perdagangan Disperindag Musi Rawas Fatimah mengatakan, kegiatan operasi pasar murah tersebut dilaksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah.

"Kegiatan ini juga dilaksanakan kerja sama dengan SMA Negeri 2 Muara Beliti untuk memeriahkan kegiatan karya seni mereka," kata Fatimah kepada Sripoku.com, Selasa (18/8/2026).

Baca juga: Tekan Inflasi, Pemkab Muara Enim Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah

Dalam kegiatan tersebut, lanjut Fatimah, pihaknya juga merangkul beberapa distributor, seperti Bulog dan distributor telur dan minyak sebagai penyedia barang. 

"Ada beberapa kebutuhan yang kami siapkan dan kami jual dengan harga murah, seperti beras SPHP, minyak goreng dan telur, serta beberapa kebutuhan lain seperti gula dan tepung," ucapnya.

Dijelaskan Fatimah, dari semua kebutuhan pokok yang disiapkan tersebut, semuanya dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasaran saat ini. 

"Beras kita jual dengan harga Rp57.500 untuk kemasan 5 kg, kemudian telur di harga Rp43.000 per karpet dan minyak goreng di harga Rp17.000 serta gula di harga Rp16.000 per kilogram," jelasnya.

"Harga itu sudah disubsidi, karena kami juga kerja sama dengan pihak Bank Sumsel," imbuhnya.

Ditambahkan Fatimah, melihat antusias masyarakat, sehingga pihaknya pun membatasi jumlah pembelian kepada masyarakat, agar masyarakat yang hadir bisa kebagian secara merata.

"Setiap orang hanya diperbolehkan membeli 1 karung beras, 1 karpet telur dan 1 liter minyak goreng," ungkapnya.

Disinggung soal rencana ke depan, Fatimah mengaku kegiatan yang sama akan dilaksanakan juga di beberapa kecamatan.

Baca juga: 3 Ton Beras Premium Ludes Diserbu Warga di Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah Muara Enim

Hanya saja, untuk penentuan lokasinya nanti berdasarkan hasil survei terkait harga kebutuhan pokok dan kesiapan wilayahnya.

"Kami juga menerima undangan dari sekolah maupun desa apabila membutuhkan operasi pasar murah, tinggal sampaikan surat ke Disperindag," pungkasnya.

Sementara itu, Nir salah seorang warga setempat mengaku cukup terbantu dengan adanya operasi pasar murah tersebut. Sebab, beberapa kebutuhan dijual dengan harga murah.

"Sangat terbantu, karena harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau dan sangat murah," katanya. 

Seperti halnya sambung dia, di pasar harga telur masih di harga Rp50.000 per karpet, kemudian beras di harga Rp15.000 dan minyak di harga Rp19.000 per liternya.

"Di sini lebih murah beras di sini hanya Rp11.500 per kilogramnya, telur juga cuman Rp42.000 per karpetnya," jelasnya.

Dia bersama warga lainnya berharap, kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Sehingga, masyarakat akan sangat merasa terbantu. 

"Harapannya kegiatan ini terus dilaksanakan secara rutin, karena kegiatan seperti sangat membantu masyarakat," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.