Fitur Baru ChatGPT Bisa Lacak Setiap Ketikan Pengguna, Apa Berbahaya?
Aisyah Mustika Zamani August 18, 2026 07:30 PM

Liputan6.com, Jakarta - OpenAI memperkenalkan fitur baru milik ChatGPT pada aplikasi desktop di macOS yang dapat mendeteksi setiap klik, ketukan tombol, dan lainnya. Semua ini demi melatih model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mereka.

Fitur bernama Computer History membantu ChatGPT mempelajari kebiasaan kerja pengguna, menyelesaikan tugas yang belum selesai, serta memberi saran keterampilan dan otomatisasi.

Dilansir Futurism, Selasa (18/8/2026), dalam sebuah video, Dominik Kundel dari OpenAI menunjukkan ChatGPT bisa menyebutkan judul dokumen Google Doc yang terakhir dilihat. Bahkan, dapat mengecek apakah dokumen tersebut pernah dibagikan di grup obrolan.

Hal ini membuktikan AI memiliki akses mendalam ke kehidupan digital pengguna, sehingga bisa mengetahui pesan mana yang perlu diperiksa, dan menelusuri riwayat percakapan Slack milik Kundel.

Perusahaan AI asal San Francisco ini menegaskan fitur Computer History bersifat opt-in, yaitu memerlukan persetujuan pengguna untuk mengaktifkannya dan bukan opt-out, yaitu aktif secara otomatis.

Fitur tersebut dapat secara otomatis mengabaikan konten apapun pada mode penyamaran atau dari tab browser pribadi. Weinstein mengatakan pengguna bisa secara manual memasukkan aplikasi ke daftar hitam agar tidak dilacak.

Selain itu, pengguna juga dapat menghapus memori aktivitas yang tersimpan dalam basis data sistem.

Bahaya Computer History

Meskipun demikian, memberikan akses sebesar itu kepada model AI merupakan hal besar. Meskipun pengguna dapat memilih perizinan akses, rekan bicara dalam obrolan tidak bisa melakukan hal serupa.

Banyak pengguna di media sosial menyebut fitur ini mengerikan dan membandingkan dengan fitur Windows Recall milik Microsoft yang sebelumnya dikecam terkait masalah keamanan data. 

Berbeda dengan Recall yang berfokus mengambil tangkapan layar, Computer History mengandalkan interaksi secara real-time.

Perusahaan memperingatkan berkas Computer History ini berisi informasi sensitif dan tidak dienkripsi. Hal ini berarti membuka celah aplikasi lain dengan hak izin macOS pengguna untuk dapat mengaksesnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.