SURYA.co.id - Salsabila Khalisa Idris menutup penampilan bersama SMA Muhammadiyah 1 Gresik (SMAMSATU) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North dengan hasil positif.
Pada laga kontra SMAN 1 Sidoarjo, Salsabila tampil produktif dengan mencetak 10 poin dan dua assist. Kontribusinya turut mengantarkan SMAMSATU meraih kemenangan telak 27-8.
Pertandingan tersebut terasa spesial bagi Salsabila. Sebagai pemain kelas XII, musim 2026 menjadi kesempatan terakhirnya membela SMAMSATU di DBL East Java-North.
Karena itu, ia ingin memberikan kemampuan terbaiknya untuk tim, keluarga, dan sekolah yang telah mendukung perjalanan basketnya selama ini.
“Aku hari ini cuma berpikir kalau ini last match-ku. Aku harus melakukan yang terbaik buat teman-teman, buat keluarga, buat sekolah,” ujar Salsabila.
Meski mampu mencetak dua digit angka, Salsabila mengaku tidak menyangka bisa memberikan kontribusi sebesar itu. Ia bahkan merasa permainannya masih belum maksimal.
Beberapa kesalahan, seperti airball dan turnover, menjadi evaluasi pribadi. Namun, bagi Salsabila, kemenangan SMAMSATU jauh lebih penting.
Terlebih, hasil tersebut menjadi respons positif setelah timnya sebelumnya harus menelan kekalahan telak dari SMA Petra 1 Surabaya.
Kekalahan itu membuat SMAMSATU melakukan pembenahan, terutama dalam aspek mental. Salsabila bersama rekan-rekannya berusaha mengembalikan rasa percaya diri sebelum kembali bertanding.
“Kami meningkatkan mental. Kemarin kan sudah kalah jauh banget. Jadi, kami meningkatkan mental karena sekarang ini sudah last chance-ku sama yang kelas XII,” tuturnya.
Kemenangan atas SMAN 1 Sidoarjo pun menjadi penutup manis bagi perjalanan Salsabila di Round 1 musim terakhirnya.
Perjalanan Salsabila bersama SMAMSATU dan basket ternyata sudah dimulai sebelum ia resmi menjadi siswi sekolah tersebut.
Saat masih duduk di kelas IX, Salsabila mendapat tawaran Golden Ticket dari pelatih klub basketnya untuk melanjutkan pendidikan di SMAMSATU.
Setelah mempertimbangkan kesempatan tersebut, ia akhirnya memutuskan mengambilnya.
“Dulu pas kelas IX aku ditawarin sama coach klubku Golden Ticket di SMAMSATU. Setelah mempertimbangkan, ya sudah, aku ambil,” ceritanya.
Memasuki SMA, perjalanan basket Salsabila terus berkembang. Sejak kelas X, ia memperoleh beasiswa melalui jalur prestasi olahraga.
Beasiswa tersebut menjadi bagian dari perjalanan pendidikannya selama tiga tahun. Untuk mempertahankannya, Salsabila harus menjaga performa sekaligus memenuhi target prestasi di berbagai kompetisi.
Salah satu target yang harus dicapai adalah masuk tiga besar dalam sejumlah kejuaraan setiap semester.
Kini, masa SMA Salsabila semakin mendekati akhir. Ia pun mulai mempersiapkan rencana pendidikan setelah lulus.
Salsabila memiliki rencana melanjutkan kuliah ke luar negeri. Monash University dan Nanyang Technological University menjadi dua pilihan kampus yang tengah dipertimbangkannya.
Untuk jurusan, Salsabila sebelumnya sempat tertarik dengan arsitektur dan desain interior. Namun, belakangan ia mulai mengarahkan minatnya ke bidang teknik lingkungan.
Perjalanan Salsabila bersama SMAMSATU memang belum sepenuhnya berakhir. Namun, penampilannya saat menghadapi SMAN 1 Sidoarjo menjadi salah satu momen penting dalam musim terakhirnya sebagai pemain DBL East Java-North.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan berlangsung di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia. Selain kompetisi basket pelajar, musim ini juga menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100 persen Indonesia”.
Pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Sementara laga final juga dapat ditonton melalui YouTube Good Day ID.