Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Jembatan Air Alas di Desa Renah Gajah Mati I, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah kini telah selesai diperbaiki.
Perbaikan jembatan ini dilakukan melalui program Jembatan Merah Putih Presisi yang dilaksanakan Polres Seluma, Polda Bengkulu, bersama masyarakat.
Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan mengatakan, perbaikan dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya akses penghubung yang mengalami kerusakan.
Jembatan Air Alas memiliki panjang sekitar 105 meter dengan lebar lebih dari 4 meter. Jembatan ini menjadi satu-satunya akses penghubung antara Desa Renah Gajah Mati I dengan Desa Kemang Manis.
"Perbaikannya telah selesai kita laksanakan. Dalam waktu dekat akan kita resmikan," ucap Kapolres Seluma kepada Tribunbengkulu.com, Selasa siang (18/8/2026).
Dijelaskan Kapolres, sebelum diperbaiki, kondisi lantai jembatan mengalami kerusakan cukup parah sehingga menyulitkan masyarakat saat melintas. Kerusakan tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan yang melintas di atas jembatan.
"Melalui program Jembatan Merah Putih Presisi, Polres Seluma bersama Polsek Semidang Alas menggandeng masyarakat untuk melakukan perbaikan secara gotong royong," kata Bonar.
Dikatakan Bonar, keterlibatan masyarakat dilakukan mulai dari proses pengerjaan hingga penyelesaian perbaikan jembatan. Bonar mengatakan, saat ini proses perbaikan Jembatan Air Alas telah rampung 100 persen.
"Perbaikan sudah selesai 100 persen dan sudah dapat digunakan masyarakat untuk beraktivitas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat dengan aman dan lancar," ujarnya.
Dengan selesainya perbaikan jembatan ini, akses transportasi masyarakat Desa Renah Gajah Mati I dan Desa Kemang Manis kini kembali normal.
Masyarakat tidak lagi harus khawatir melintasi bagian jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Kapolres Seluma berharap keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperbaiki infrastruktur yang menjadi akses vital warga.
Program ini menjadi bentuk sinergi antara Polri, Pemkab Seluma dan masyarakat dalam mengatasi persoalan infrastruktur di wilayah Kabupaten Seluma.
Kapolres Seluma memastikan akan terus melakukan pemetaan terhadap sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan melalui jajaran Bhabinkamtibmas.
"Jembatan rusak yang dinilai membutuhkan penanganan akan kami koordinasikan untuk diperbaiki melalui program Jembatan Merah Putih Presisi," sampai Bonar Ricardo.