Inilah Sosok Sopir Alphard Hantam Motor Ojol Pakai Batu Gegara Tak Terima Spion Mobil Disenggol
Rita Lismini August 18, 2026 09:54 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Video sopir Toyota Alphard diduga memukul dan merusak motor milik pengemudi ojek online menggunakan batu beredar di media sosial.

Warga di sekitar lokasi menyebut kejadian tersebut bermula ketika motor ojol tidak sengaja menyenggol spion Alphard hingga menimbulkan lecet.

Video tersebut kemudian semakin ramai dibagikan hingga membuat warganet mencari tahu siapa sosok pria yang berada di balik kemudi mobil Alphard tersebut.

Pencarian warganet kemudian mengarah pada sosok yang diduga bernama Didi Suhadi, yang disebut berasal dari Arosbaya, Bangkalan, Jawa Timur, dan dikaitkan dengan akun Instagram @sahadi2538.

Foto pria yang dikaitkan dengan identitas tersebut juga terlihat sangat mirip dengan sosok pria yang berada dalam video, termasuk wajahnya yang disebut tampak sama dengan pria yang diduga memukul dan merusak motor pengemudi ojol.

Namun, identitas tersebut hingga kini masih sebatas dugaan. 

Belum ada konfirmasi yang memastikan bahwa pria bernama Didi Suhadi tersebut merupakan pengemudi Alphard yang berada dalam video.

Sementara itu, akun Instagram @infojakarta30 mengunggah video pada Selasa (18/8/2026) yang memperlihatkan kondisi motor ojol sekaligus memuat penjelasan pengemudi mengenai kronologi kejadian.

Pengemudi ojol menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika dirinya mengantar anak sekolah ke Muhammadiyah 8 di kawasan Tanah Kusir. 

Saat melintas di sekitar jembatan Tanah Kusir, ia menyebut dirinya diserempet mobil Alphard.

“Pertama-tama saya mengantar anak sekolah ke Muhammadiyah 8 di Tanah Kusir. Saat melintas di Tanah Kusir, melewati jembatan, saya diserempet oleh sebuah mobil Alphard. Kronologinya, di sebelah kanan ada motor, jadi dia mengambil jalur ke kiri, sedangkan saya berada di sebelah kiri dan terjepit. Kalau tidak kena sikut, mungkin saya akan tetap melaju, tetapi kondisi jalannya agak sempit dan saya bisa jatuh ke kiri,” ujarnya. Dikutip TribunBengkulu.com, Selasa (18/8/2026). 

Setelah kejadian tersebut, pengemudi ojol mengaku tetap melanjutkan perjalanan. 

Namun, ia kemudian mengaku terus diklakson oleh pengemudi Alphard hingga akhirnya memilih berhenti setelah melewati pertigaan.

“Saya tetap melanjutkan perjalanan, lalu mengambil arah kanan untuk melewati tempat itu. Setelah itu, saya terus diklakson. Saya akhirnya berhenti. Setelah melewati pertigaan, saya berhenti di depan Toyota,” katanya.

Menurut keterangannya, pengemudi Alphard kemudian turun dari mobil dan menanyakan mengenai kondisi kendaraannya yang disebut mengalami lecet akibat senggolan.

“Pengemudinya turun. Setelah turun, saya ditanya sambil dimarahi. Dia bilang mobilnya lecet karena tersenggol saya. Setelah itu, saya diminta meminggirkan motor. Saya membawa motor ke pinggir jalan, di dekat warung. Di sana kami masih ribut karena dia meminta ganti rugi,” tuturnya.

Perselisihan tersebut kemudian disebut berlanjut dengan permintaan ganti rugi. 

Pengemudi ojol mengaku saat itu tidak memiliki uang karena baru mulai bekerja dan belum mendapatkan penghasilan.

“Masih ribut-ribut sama dia, dia meminta ganti rugi. Setelah itu dia meminta uang kepada saya. Saya bilang tidak punya uang karena baru mulai ngojek pagi itu dan belum mendapatkan penghasilan,” ujarnya.

Ia juga mengaku diminta mengeluarkan dompet. 

Setelah itu, ponselnya yang berada di dalam jaket disebut hendak direbut.

“Setelah itu dia meminta saya mengeluarkan dompet. Saya bilang tidak punya uang, lalu dompet saya keluarkan. Setelah itu, HP saya yang ada di dalam jaket mau direbut. Saya langsung menahan tangannya,” katanya.

Situasi kemudian disebut semakin memanas.

Pengemudi ojol mengaku pria tersebut mengancam akan menghancurkan motornya.

“Setelah itu dia bilang, ‘Apa perlu motor lu gua hancurin?’ Saya bilang, ‘Jangan, Pak, jangan, Pak.’ Tetapi dia tetap mengambil sebuah batu konblok,” ujarnya.

Pengemudi ojol kemudian mengatakan batu tersebut digunakan untuk menghantam motornya beberapa kali.

“Dia menghantam motor saya menggunakan batu konblok. Kalau tidak salah, dua atau tiga kali,” tuturnya.

Video kondisi motor tersebut kemudian semakin ramai diperbincangkan di media sosial. 

Warganet juga terus mencari tahu identitas pria yang diduga merupakan pengemudi Alphard.

Meski sosok yang dikaitkan dengan nama Didi Suhadi memiliki wajah yang terlihat sangat mirip dengan pria dalam video, identitas tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.