Arti Desil 1-10 DTSEN Kemensos dan Cara Cek Status via NIK KTP di cekbansos.kemensos.go.id
Evan Saputra August 18, 2026 11:03 PM

BANGKAPOS.COM - ​Posisi desil kesejahteraan keluarga kini menjadi acuan utama pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial seperti PKH dan BPNT, hingga rencana pembatasan BBM bersubsidi.

Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan akses bagi masyarakat untuk mengecek posisi desil masing-masing secara online cukup dengan memasukkan NIK KTP.

​Pengelompokan dari Desil 1 hingga 10 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) ini ditentukan oleh BPS berdasarkan 39 variabel sosial ekonomi.

Baca juga: Rizky Ridho & Nadeo Dicoret Dari Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Tegaskan Hal Ini

Simak arti lengkap rincian Desil 1-10 serta panduan cara cek desil via situs resmi Kemensos selengkapnya di sini.

Kementerian Sosial (Kemensos) membuka akses bagi masyarakat untuk mengecek posisi desil keluarga secara online melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.

Hanya dengan memasukkan NIK sesuai KTP, Anda bisa mengetahui status kesejahteraan keluarga yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sekaligus melihat peluang menerima bantuan sosial seperti PKH dan BPNT.

Desil merupakan pengelompokan kondisi ekonomi keluarga dalam rentang angka 1 sampai 10. Desil 1 adalah kelompok miskin ekstrem, sedangkan desil 6 hingga 10 mencakup kelompok menengah hingga ekonomi atas.

Status desil inilah yang menjadi salah satu acuan utama pemerintah dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan sosial. Berikut ini arti desil 1-10 dan cara mengeceknya via online.

Masyarakat Desil 9-10 Tak Bisa Beli Pertalite? Ini Kriterianya

Arti Desil 1 sampai 10

Setelah hasil pencarian muncul, Anda bisa langsung melihat posisi desil keluarga yang tercatat dalam DTSEN. Berikut arti masing-masing tingkatan desil:

Desil 1: Kelompok dengan kondisi ekonomi paling bawah atau miskin ekstrem

Desil 2: Kelompok miskin

Desil 3: Kelompok yang berada di ambang kemiskinan atau hampir miskin

Desil 4: Kelompok yang rentan jatuh ke dalam kemiskinan

Desil 5: Kelompok yang sedang dalam transisi menuju kelas menengah

Desil 6–10: Kelompok masyarakat menengah hingga yang memiliki kondisi ekonomi paling atas
Semakin kecil angka desil keluarga Anda, semakin rendah tingkat kesejahteraan yang tercatat dalam DTSEN, dan semakin besar peluang untuk diprioritaskan sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah.

Cara cek desil Kemensos lewat Web

Buka laman cekbansos.kemensos.go.id di browser ponsel atau komputer.

Masukkan NIK sesuai KTP.

Ketik kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar.

Klik tombol "Cari Data".

Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi lengkap meliputi identitas penerima, kelompok desil, jenis bantuan sosial yang diterima, serta periode penyaluran bantuan.

Pengelompokan Desil bukan berdasarkan pendapatan

Perlu dipahami, banyak yang mengira pengelompokan desil ditentukan dari besaran pendapatan atau pengeluaran per bulan. Namun, Kemensos menegaskan hal tersebut tidak benar.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kemensos Joko Widiarto memastikan bahwa tidak ada pengelompokan desil berdasarkan pendapatan warga. Pengelompokan desil dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan 39 variabel sosial ekonomi, di antaranya:

Kondisi perumahan

Kepemilikan aset

Pengeluaran rumah tangga

Akses terhadap pendidikan dan layanan dasar

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, setiap desil mewakili 10 persen dari total penduduk Indonesia. Artinya, jika jumlah penduduk sekitar 287 juta jiwa, masing-masing desil berisi sekitar 28,7 juta orang.

Desil 1 adalah 10 persen dengan tingkat kesejahteraan terendah, sementara desil 10 adalah 10 persen yang paling sejahtera.

Hasil pengelompokan ini kemudian dihimpun dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar perencanaan dan penyaluran program perlindungan sosial pemerinta

(Kompas/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.