8 Hektare Lahan Sawit di Polman Kebakaran, Kerugian hingga Ratusan Juta
Abd Rahman August 19, 2026 09:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Kebakaran lahan perkebunan kelapa sawit seluas 8 hektar terjadi di Dusun Landi, Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (18/8/2026) malam.

Api pertama kali berkobar dan ditemukan warga sekitar pukul 21.30 Wita, lalu meluas menjalar hingga nyaris mencapai pemukiman.

Warga sekitar melihat kondisi ini mencoba memadamkan kobaran api dengan berbagai cara seperti dipukul ranting dan tangki air.

Baca juga: Kronologi Penganiayaan Sopir Sawit di Pasangkayu, Berawal dari Anak Dimarahi

Baca juga: Zodiak Aries dan Pisces Hari Ini: Jangan Kaget, Ada Peluang Baik di Depan Mata

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman yang menerima informasi langsung mengerahkan empat unit armada.

Namun petugas mengalami kendala berat akibat angin kencang dan sulitnya akses kendaraan menuju lokasi kejadian.

“Sehingga kita ramai-ramai bersama petugas TNI-Polri dan warga terpaksa menerapkan metode manual menepuk titik api menggunakan ranting pohon,” kata kepala Damkar Polman, Imran kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

Dia menyebut berkat kerja keras personel gabungan di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 01.20 Wita.

Petugas gabungan berjibaku dengan titik api selam kurang lebih empat jam dalam proses pemadaman.

Imran menyebut kebakaran lahan ini menelan kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Untuk penyebab utama belum di ketahui secara pasti karena belum ada hasil resmi dari keterangan oleh pihak kepolisian,” lanjutnya.

Dia menduga api berasal dari kelalaian warga sekitar, cepat membesar lantaran lahan sawit inidipenuhi semak belukar.

Kondisi lahan kekeringan dilanda musim kemarau, membuat kobaran api cepat menjalar hingga luas delapan hektar.

Imran mengimbau kepada warga sekitar agar tidak membakar rumput atau membuang puntung rokok di lahan tersebut.

Serta meminta warga agar terus mengamati jika kembali terjadi titik api yang dapat memicu kebakaran lahan semakin meluas.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.