TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 87 titik panas atau hotspot terdeteksi di Provinsi Riau pada Rabu (19/8/2026) pagi. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan sebaran hotspot terbanyak, mencapai 40 titik.
Forecaster On Duty BMKG Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Mari Frystine, menyampaikan data hotspot wilayah Riau dan Sumatera berdasarkan pemantauan yang diperbarui pada Rabu (19/8/2026).
Secara keseluruhan, jumlah titik panas yang terdeteksi di wilayah Sumatera mencapai 603 titik.
Riau berada di urutan ketiga jumlah hotspot terbanyak, setelah Sumatera Selatan yang mencapai 212 titik dan Jambi sebanyak 78 titik.
Selain Riau, sejumlah provinsi lain juga terpantau memiliki hotspot cukup tinggi. Bangka Belitung mencatat 100 titik, Lampung 72 titik, Bengkulu 15 titik, Sumatera Utara 21 titik, Kepulauan Riau 8 titik, Aceh 7 titik dan Sumatera Barat 3 titik.
Di Riau sendiri, Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah hotspot paling tinggi, yakni 40 titik. Selanjutnya Rokan Hilir mencatat 21 titik, Indragiri Hulu 11 titik dan Kampar sebanyak 6 titik.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Riau Hari Ini 19 Agustus 2026, Suhu Capai 35 Derajat, Peluang Hujan Masih Minim
Kemudian Bengkalis terpantau memiliki 4 titik panas, Siak 3 titik, Indragiri Hilir 1 titik dan Kota Dumai 1 titik. Data tersebut menunjukkan sebaran hotspot masih terdapat di sejumlah wilayah Riau.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian mengingat hotspot dapat menjadi salah satu indikator adanya potensi kebakaran hutan dan lahan, meskipun keberadaan titik panas tidak serta-merta berarti seluruh titik merupakan kejadian karhutla.
Di sisi lain, kondisi cuaca Riau hari ini masih memberikan peluang hujan di sejumlah wilayah.
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di beberapa daerah pada siang hingga sore hari, sementara pada malam hingga dini hari hujan berpotensi turun secara tidak merata di sebagian besar wilayah Riau.
Dengan masih ditemukannya puluhan hotspot di Riau, masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan kemunculan asap maupun titik api di lingkungan sekitar.
(Tribunpekanbaru.com/Alexander)