Upacara HUT ke-81 RI, 329 KIA di Sebatik Tengah Dibagikan, Kado Kemerdekaan Bagi Anak Perbatasan
Junisah August 19, 2026 04:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara terasa berbeda.

Di tengah khidmatnya upacara pengibaran Sang Merah Putih di Lapangan SMP Negeri 1 Sebatik Tengah, Senin (17/8/2026), ratusan anak justru menerima kado istimewa.

Bebih dari 329 lembar Kartu Identitas Anak (KIA) dibagikan kepada anak-anak di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

KIA tersebut merupakan hasil pelayanan administrasi kependudukan dengan sistem jemput bola yang dilakukan Kecamatan Sebatik Tengah.

Petugas turun langsung ke sejumlah satuan pendidikan untuk mendata dan melayani anak-anak, mulai dari tingkat PAUD, TK hingga sekolah dasar.

Baca juga: Akses jadi Tantangan, Ada Layanan Jemput Bola KIA untuk Anak di Sebatik Tengah Nunukan

Sudah Lebih dari 1.000 Anak Punya KIA

Pembagian 329 KIA pada momentum kemerdekaan bukanlah akhir dari program tersebut.

Sejak pelayanan jemput bola dilaksanakan, lebih dari 1.000 anak di Kecamatan Sebatik Tengah telah mendapatkan KIA.

Program ini menjadi salah satu cara pemerintah mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Masyarakat tidak harus datang jauh-jauh untuk mengurus dokumen. Petugas justru datang langsung ke sekolah dan menjangkau anak-anak yang membutuhkan dokumen identitas.

Camat Sebatik Tengah, Aris Nur, mengatakan pemberian KIA bertepatan dengan HUT ke-81 RI menjadi momentum yang sangat berarti.

“Ini merupakan kado istimewa bagi anak-anak di perbatasan, khususnya wilayah Kecamatan Sebatik Tengah. Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan terus membantu anak-anak serta seluruh warga yang ada di Kecamatan Sebatik Tengah, khususnya bagi yang belum memiliki dokumen kependudukan,” ujarnya, Rabu (19/8/2026).

Baca juga: Disdukcapil Tana Tidung Katara Serahkan KIA di Kegiatan PAUD HI, Dukung Identitas Anak Sejak Dini

Bukan Sekadar Kartu Identitas

Bagi anak-anak Sebatik Tengah, KIA bukan hanya selembar kartu yang memuat identitas.

Dokumen tersebut menjadi bagian dari pemenuhan hak administrasi kependudukan sekaligus menjadi bukti bahwa mereka tercatat secara resmi sebagai bagian dari penduduk Indonesia.

Terlebih, mereka tumbuh di kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Karena itu, pelayanan administrasi kependudukan hingga ke sekolah-sekolah memiliki arti lebih dari sekadar urusan dokumen.

Kehadiran petugas pemerintah secara langsung menjadi bentuk nyata bahwa pelayanan negara tidak berhenti di pusat pemerintahan, tetapi menjangkau masyarakat hingga kawasan perbatasan.

KARTU IDENTITAS ANAK - Camat Sebatik Tengah, Aris Nur, di sela perekaman KIA kepada anak-anak sekolah. Program jemput bola ini menjadi upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. (TribunKaltara.com/Istimewa-Dokumentasi Kecamatan Sebatik Tengah)
KARTU IDENTITAS ANAK - Camat Sebatik Tengah, Aris Nur, di sela perekaman KIA kepada anak-anak sekolah. Program jemput bola ini menjadi upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. (TribunKaltara.com/Istimewa-Dokumentasi Kecamatan Sebatik Tengah) (ISTIMEWA)

Kemerdekaan yang Dirasakan Langsung Anak-anak

Bagi pemerintah Kecamatan Sebatik Tengah, momentum kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara.

Kemerdekaan juga diwujudkan melalui pelayanan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ratusan KIA yang dibagikan pada 17 Agustus 2026 menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan tersebut.

Di saat Sang Merah Putih berkibar di lapangan upacara, anak-anak Sebatik Tengah membawa pulang identitas mereka sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Satu kartu, satu identitas, satu kepastian. Dari Sebatik Tengah, kado kemerdekaan itu menjadi tanda bahwa negara hadir dan pelayanan publik terus mendekat kepada anak-anak di perbatasan.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.