Polda Jabar Ingatkan Warga soal Aksi 27 Agustus, Diminta Tak Mudah Terprovokasi Hoaks di Medsos
Seli Andina Miranti August 25, 2026 03:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polda Jabar mengimbau masyarakat untuk tak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang beredar melalui media sosial, menyusul adanya rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar sejumlah kelompok masyarakat di Jakarta.

Imbauan ini disampaikan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan. Menurutnya, masyarakat mesti lebih bijak dan cermat dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial.

"Bijaklah bermedia sosial dan pastikan terlebih dahulu kebenaran setiap informasi yang diterima atau dibagikan," katanya, Selasa (25/8/2026).

Baca juga: Buruh Jawa Barat Pastikan Tak Ikut Demo di Jakarta 27 Agustus, Pilih Fokus Kawal RUU Ketenagakerjaan

Lanjut Hendra, jika ada aksi unjuk rasa, berbagai konten di media sosial berpotensi menimbulkan provokasi dan memengaruhi masyarakat untuk mengambil tindakan berdasarkan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

"Ya, sejumlah kelompok masyarakat dilaporkan berencana menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 27 Agustus 2026. Dalam situasi itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya maupun menyebarluaskan konten yang belum diketahui sumber dan kebenarannya," katanya

Kabid Humas Polda Jabar juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap informasi yang diterima, terutama apabila informasi itu mengandung unsur provokasi, ajakan melakukan tindakan melanggar hukum, maupun narasi yang dapat memicu keresahan.

"Mari bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran hoaks atau informasi provokatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat luas," ujarnya.

Polda Jabar mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu yang belum jelas, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Perbedaan pendapat maupun penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, namun hendaknya tetap dilakukan secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Mahasiswa Unpad Cegat Kapolda Jabar, Serahkan Kajian Aksi Kekerasan Polisi saat Demo 2025

Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep S pun menambahkan untuk di Kota Bandung belum ada informasi terkait adanya aksi unjuk rasa pada 27 Agustus nanti.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.