Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ramai di media sosial terkait aksi pencurian yang terjadi di salah satu hotel di wilayah Pasir Koja, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Senin (17/8/2026).
Terlihat, seorang tamu nekat membawa kabur tiga unit televisi dari tiga kamar berbeda yang disewanya.
Rekaman CCTV memperlihatkan, terduga pelaku menggondol televisi dengan cara memasukkan ke kantong kain.
Dengan leluasa, pria yang mengenakan topi berwarna putih, kaus pendek, celana pendek, dan berbadan gempal ini membawa televisi itu ke dalam mobil yang sudah terparkir di halaman hotel.
Pelaku melancarkan aksinya bersama seorang temannya yang menjadi sopir dan telah menunggu di mobil hitam bernomor polisi D 1437 ACZ.
Sebelum kejadian, pelaku memang bertingkah mencurigakan dengan berulang kali meminta showing room sebelum akhirnya memutuskan memesan tiga kamar.
Kemudian, saat proses registrasi, pelaku diduga menggunakan data dan nomor telepon palsu dengan alasan reservasi itu dibuat rekannya.
Aksinya mulai terbongkar saat pelaku berniat memperpanjang masa menginap. Kepada petugas resepsionis, dia mengklaim biaya perpanjangan akan dilunasi temannya yang masih ada di dalam kamar.
Namun, kecurigaan staf hotel memuncak karena pihak yang ada di kamar tak kunjung memberikan respons ketika dihubungi.
Petugas hotel kemudian memeriksa langsung ke tiga kamar dan mendapatkan seluruh fasilitas televisi di dalamnya hilang.
Kapolsek Babakan Ciparay, Kompol Kurniawan, menegaskan kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.
"Masih lidik (diselidiki)," katanya, Rabu (19/8/2026) saat dikonfirmasi.
Satpam hotel, Nana, menyampaikan televisi yang digondol itu berukuran 32 inci. Pelaku keluar hotel dari pintu belakang.
"Terlihat di rekaman CCTV itu pelaku jenis kelamin laki-laki. Dia menginap mulai 16 Agustus malam, hingga 17 Agustus Subuh. Terlihatnya, pelaku keluar dari kamar sendiri. Ketahuannya, saat petugas bersih-bersih masuk ke kamar. Namun, televisi sudah hilang. Kami sudah laporkan kasus ini ke polisi," katanya.