TRIBUNTRENDS.COM - Momen haru terlihat saat ibunda mendiang Lula Lahfah berziarah ke makam putrinya. Dalam kunjungan tersebut, sang ibunda membawa buket bunga yang diperolehnya dari para penonton saat acara gala premier film Harusnya Horor.
Buket bunga tersebut sengaja dibawa ke makam Lula sebagai bentuk penghormatan sekaligus apresiasi atas karya terakhir sang putri. Sang ibunda merasa bunga-bunga itu layak diberikan kepada Lula setelah sebelumnya menjadi bagian dari momen gala premier film yang dibintangi mendiang.
Baca juga: Momen Haru Reza Arap Saat Video Lula Lahfah Diputar di Penutupan Festival Marapthon
Kesedihan sang ibunda semakin terlihat ketika menyaksikan penampilan terakhir Lula dalam film tersebut. Ia tampak emosional dan tak kuasa menahan air mata saat melihat putrinya kembali hadir melalui layar lebar.
Film Harusnya Horor dijadwalkan mulai tayang di bioskop pada 20 Agustus 2026. Film tersebut menjadi salah satu karya yang membuat sosok Lula tetap dapat dikenang oleh para penggemar dan orang-orang yang mengenalnya.
Kepergian Lula juga tidak ingin dijadikan alasan untuk mengagungkan ataupun mengeksploitasi sosoknya. Keluarga dan rekan-rekan mendiang memilih untuk menempatkan karya sebagai bagian penting dari peninggalan seorang seniman.
Melalui film Harusnya Horor, Lula Lahfah pun dianggap akan tetap hadir dan dikenang lewat karakter yang diperankannya.
Bagi keluarga, bunga yang dibawa ke makam bukan sekadar rangkaian bunga. Momen tersebut menjadi simbol penghormatan kepada Lula sekaligus ungkapan terima kasih atas karya yang ditinggalkannya sebelum berpulang. (TribunTrends.com)