TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ida Irianti telah lama terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.
Kini, perempuan yang tinggal di Jalan Toddopuli 2 tersebut dipercaya sebagai Ketua RT 004 RW 007.
Ia bertanggung jawab melayani 43 kepala keluarga di wilayahnya.
Pengalaman Ida sebagai kader kelurahan menjadi modal dalam menjalankan tugas sebagai ketua RT.
Sejak sekitar 2010, ia aktif sebagai kader kesehatan, kader Posyandu dan kader PKK di tingkat kelurahan.
Selama menjalankan tugas sebagai ketua RT, Ida memberikan perhatian terhadap kebutuhan warga, terutama karena sebagian besar masyarakat di wilayahnya merupakan lansia.
"Sekitar 80 persen warga saya lansia. Jadi memang kebanyakan lansia yang mau bergerak dan mau beraktivitas," kata Ida, Rabu (19/8/2026).
Kondisi tersebut membuat kegiatan warga disesuaikan dengan kebutuhan para lansia.
Salah satunya melalui kegiatan senam lansia yang rutin dilaksanakan setiap Minggu.
Ida juga menggelar arisan sekaligus pertemuan RT setiap bulan. Pertemuan itu dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi antara dirinya dan warga.
Berbagai persoalan lingkungan maupun kebutuhan warga dibahas dalam pertemuan tersebut.
Termasuk rencana kerja bakti, kegiatan sosial hingga agenda rekreasi bersama.
Ida juga beberapa kali mengajak warga, khususnya lansia, melakukan rekreasi ke luar lingkungan.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan suasana berbeda sekaligus menjaga warga tetap aktif.
"Kadang kita bawa keluar seperti ke pantai atau piknik. Supaya bisa refreshing," ujarnya.
Dalam hal kebersihan lingkungan, Ida mendorong warga membangun kesadaran dari rumah masing-masing.
Warga diarahkan untuk menjaga kebersihan area di sekitar tempat tinggal tanpa harus selalu menunggu kerja bakti bersama.
Meski demikian, kerja bakti tetap dilaksanakan secara rutin sekitar sekali dalam sebulan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya menjaga lingkungan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
Selain itu, pengelolaan sampah menjadi perhatian Ida. Ia terus mengedukasi warga agar melakukan pemilahan sampah dari rumah.
Menurutnya, edukasi mengenai sampah perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Sebab, kebiasaan memilah sampah dapat kembali berkurang apabila tidak terus diingatkan.
"Fokusnya sekarang pemilahan sampah. Tidak semua orang kalau tidak diedukasi berkelanjutan, kadang mereka lupa," jelasnya.
Untuk mendukung pengelolaan sampah organik, warga juga diarahkan memanfaatkan galon bekas sebagai komposter sederhana.
Setiap rumah diupayakan memiliki wadah pengolahan sendiri sehingga tidak bergantung pada satu komposter yang digunakan bersama.
"Warga menyiapkan galon atau wadah bekas yang bisa dipakai, terus kami sempurnakan, sehingga bisa digunakan," ucapnya.
Program penghijauan juga menjadi bagian dari kegiatan lingkungan.
Ida mengajak warga memanfaatkan lahan terbatas di sekitar rumah untuk menanam sayuran, tanaman obat keluarga maupun tanaman hias.
Menurut Ida, keterbatasan lahan di kawasan permukiman dapat disiasati dengan memanfaatkan ruang-ruang kecil yang tersedia di sekitar rumah.
"Kami ada kebun urban farming, ada lahan terbengkalai kami benahi, sekarang tumbuh berbagai macam tanaman di sana," ucapnya.
Menurut Ida, menjalankan tugas sebagai ketua RT bukan semata-mata soal posisi.
Ia ingin setiap kegiatan yang dilakukan bersama warga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.
"Yang menjadi penyemangat itu supaya apa yang kita lakukan bermanfaat kepada orang lain. Kalau untuk kebaikan dan bermanfaat bagi banyak orang, saya siap," tuturnya.
Profil
Nama: Ida Irianti
Jabatan: Ketua RT 004 RW 007
Kelurahan: Pandang
Kecamatan: Panakkukang
Tempat Tanggal Lahir: Kabupaten Paniai, 30 Desember 1977
Alamat: Jalan Toddopuli 2
Jenis Kelamin: Perempuan
Agama: Islam
Riwayat Pendidikan:
- SD Negeri Inpres Rimuku Mamuju
- SMP Negeri 1 Mamuju
- Taman Siswa Makassar
Riwayat Pekerjaan:
- Kader Kesehatan
- Kader Posyandu
- Kader PKK
Hobi: Liburan
Jumlah KK: 43 KK