Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang, Cicit Hasan Gipo Serukan Kembali ke Nilai Muassis
Dyan Rekohadi August 19, 2026 10:32 PM

 

SURYA.CO.ID, JOMBANG – Gelaran Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang dalam waktu dekat ini dinilai merupakan simbol ajakan kembali pada nilai-nilai warisan pendiri Nahdlatul Ulama.

Spirit itu dinilai sangat penting, terlebih saat ini organisasi NU tengah memasuki usia di abad keduanya.

Dukungan serta harapan besar terhadap pelaksanaan muktamar di Jombang itu disampaikan langsung oleh Ketua Yayasan Insan Keturunan Sagipoddin (IKSA), H Abd Wachid Zen.

Baca juga: Jelang Pembukaan Muktamar NU di Jombang, 1.300 Stan UMKM Expo Mulai Disiapkan

 

Harapan Besar Cicit Hasan Gipo

Yayasan IKSA sendiri merupakan perkumpulan keturunan dari H Hasan Gipo yang dikenal sebagai Ketua Umum PBNU pertama.

"Sebagai ketua Yayasan IKSA, kami sangat berharap Muktamar ke-35 NU nanti betul-betul mewujudkan nilai-nilai organisasi yang diwariskan para muassis, termasuk H Hasan Gipo," kata Wachid Zen melalui penjelasannya kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

Wachid Zen berharap muktamar sebagai forum permusyawaratan tertinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama dapat berjalan optimal dan menghasilkan keputusan strategis.

Baca juga: 99 Masjid Ramah Muktamirin, Cara Warga Jombang Sambut Tamu Muktamar NU

 

Menjaga Peradaban di Abad Kedua NU

Zen menjelaskan bahwa Muktamar ke-35 NU merupakan muktamar pertama yang digelar pada Abad Kedua NU.

Oleh karena itu, muktamar kali ini perlu melihat kembali peran serta kiprah NU di Abad Pertama sebagai Pendiri Bangsa agar NU di Abad Kedua menjadi Penjaga Peradaban Bangsa.

Menurutnya, pelaksanaan Muktamar ke-35 NU perlu merujuk penuh pada teladan para pendiri dalam ber-NU.

Salah satu hal yang perlu diteladani adalah sikap H Hasan Gipo saat menjadi Ketua Umum PBNU yang mendampingi KHM Hasyim Asy’ari selama 9 tahun (1926-1934) dengan satu niat yakni khidmah atau fokus melayani jamaah.

Hal itu dinilai penting untuk terus diingat, apalagi lokasi muktamar berada di Tambakberas Jombang yang sangat sarat dengan histori berdirinya NU.

"Jadi, muktamar kali ini ibarat pulang pada nilai-nilai warisan muassis atau kembali pada teladan muassis atau pendiri," ungkap Zen yang juga merupakan Ketua II Pengurus Takmir Masjid Agung Sunan Ampel itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.