Petani Hilang di Hutan Pathuk Tritis Sleman Ditemukan Meninggal Dunia 
Joko Widiyarso August 19, 2026 11:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Upaya pencarian terhadap Gito Sahono Giman (GSG) petani asal Tritis, Ngandong, Girikerto, Turi, Kabupaten Sleman, yang dilaporkan hilang sejak Jumat (14/8) lalu di kawasan Hutan Pathuk Tritis akhirnya membuahkan hasil.

Petani 68 tahun itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kelima operasi pencarian. 

Koordinator Unit Siaga SAR Sleman, Dhedi Prasetya mengatakan tubuh korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 15.30 WIB atau sekitar 240 meter arah timur laut dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Penemuan tubuh korban ini, merupakan upaya pencarian pada hari kelima, yang dilakukan dengan memperluas area penyisiran dan membagi personel menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU).

"Pada operasi SAR hari kelima ini, kami membagi tim menjadi enam SRU. Masing-masing SRU melakukan penyisiran di area yang sudah ditentukan, mulai dari titik duga, sekitar ladang dan rumah korban, hingga beberapa search area di kawasan hutan," ujar Dhedi, Rabu (19/8/2026). 

Pencarian juga diperkuat dengan penggunaan drone. Dua tim drone dikerahkan untuk membantu pemantauan dari udara, khususnya pada titik duga dan area pencarian yang telah ditentukan.

Satu di antara titik yang menjadi perhatian Tim SAR Gabungan adalah lokasi dengan indikasi adanya banyak lalat yang berterbangan di sekitar area lokasi kejadian perkara. Titik tersebut kemudian menjadi salah satu sasaran pencarian SRU hingga tubuh korban akhirnya ditemukan. 

"Kami menindaklanjuti informasi dan temuan di lapangan yang mengarah pada adanya titik duga. Salah satunya berdasarkan banyaknya lalat yang berterbangan di sekitar lokasi. Tim kemudian melakukan pengecekan dan penyisiran secara terukur di area tersebut," jelas dia. 

Setelah melakukan penyisiran di sejumlah sektor, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Lokasinya sekitar 240 meter dari LKP ke arah timur laut.

Dhedi mengatakan setelah korban ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi. Selanjutnya, korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Alhamdulillah, pada pukul 15.30 WIB korban berhasil ditemukan. Selanjutnya korban langsung kami evakuasi dan di serahkan ke tim inafis polsek turi," kata Dhedi.

Operasi hari kelima

Operasi SAR Hari kelima yang berlangsung di kawasan Hutan Pathuk Tritis, Ngandong, Girikerto, Turi, Sleman, tersebut melibatkan Tim SAR Gabungan.

Selama pelaksanaan operasi kondisi cuaca cerah. Dhedi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dan telah bekerja bersama dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan, masyarakat, serta pihak-pihak yang telah mendukung operasi ini. Sinergi dan kerja sama seluruh unsur menjadi bagian penting hingga korban akhirnya berhasil ditemukan," ujar dia.

Sekedar informasi, korban sendiri dilaporkan hilang pada Jumat (14/8). Bermula dari korban berangkat bersama dua orang rekannya pagi itu menuju kawasan Hutan Pathuk Tritis untuk mencari rumput.

Setibanya di lokasi hutan, mereka lalu berpencar untuk mencari rumput masing-masing. Pada pukul 09.00 WIB rekan-rekan korban telah selesai dan kembali turun ke perkampungan.

Namun ditunggu hingga pukul 10.00 WIB, korban yang biasanya sudah pulang, tidak kunjung kembali. Merasa khawatir dengan keselamatan korban, pihak keluarga bersama warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat dan Tim SAR, yang kemudian langsung mengaktifkan posko operasi SAR gabungan di lokasi kejadian. Kini, korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. 

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, setelah korban ditemukan, operasi SAR Gabungan di lokasi pencarian resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.