TRIBUNKALTENG.COM - Tijjani Reijnders, sah bergabung dengan Al Qadsiah dari Man City. Gelandang asal Belanda tersebut bakal auto-tajir di Arab Saudi. Kakak dari pemain Persib Bandung Eliano Reijnders.
Nah, Kepindahan Reijnders ke Arab Saudi terealisasi pada Rabu (19/8/2026) malam WIB.
Baca juga: Hasil Transfer Liga Inggris, Aston Villa Merekrut kiper Jepang Zion Suzuki
Ya, Gelandang asal Belanda itu bergabung dengan Al Qadsiah dari Man City dengan biaya transfer mencapai 61 juta euro.
Kontrak jangka panjang disematkan kepada Tijjani Reijnders dengan durasi 5 tahun.
Keberadaan dari Reijnders menjadi rekrutan kelima bagi skuad racikan Brendan Rodgers pada musim panas tahun ini.
Al Qadsiah sendiri sebelumnya sudah mendatangkan Ahmed Al Siyahi, Sultan Harun, Mohammed Al Qahtani, dan Souffian El Karoruani.
Di sisi lain kepindahan dari Reijnders tersebut juga mengakhiri perjalanan karier singkatnya di Inggris.
Kakak dari Eliano Reijnders itu diketahui hanya semusim saja membela Man City.
Reijnders bukanlah pilihan utama dari Pep Guardiola sejak direkrut pada musim panas 2025 dari AC Milan.
Dirinya kalah bersaing dengan Bernardo Silva, Rodri, Mateo Kovacic, dan Nico Gonzalez.
Belum lagi kedatangan dari Elliot Anderson pada musim panas 2026 kian membuat peluang Reijnders tampil di bawah asuhan Enzo Maresca menipis.
Tak pelak tawaran dari Al Qadsiah pun langsung diiyakannya.
Klub berjulukan Ksatria dari Timur itu juga memberikan tawaran gaji yang menggiurkan untuk Tijjani Reijnders.
Dilaporkan oleh De Telegraaf, gelandang berusia 28 tahun tersebut bakal memperoleh gaji lebih dari 100 juta euro (Rp2,06 triliun).
Nominal tersebut merupakan total gaji yang didapat dari kontrak 5 tahun yang akan diteken Reijnders.
Dengan kata lain, Reijnders akan mengantongi gaji bersih minimal 20 juta euro atau setara 411 miliar rupiah per tahunnya.
Jumlah tersebut hampir tiga kali lipat lebih banyak dari gaji bersihnya di Man City yang hanya berkisar 7,7 juta euro (Rp158 miliar) per tahun.
Bisa dibilang Tijjani Reijnders menjadi pemain Eropa yang tajir melintir setelah pindah ke Arab Saudi.
Besar gaji yang akan didapat eks pemain AC Milan itu tak lepas dari kekuatan finansial yang dimiliki Al Qadsiah.
Klub yang finis di peringkat keempat Liga Arab Saudi musim lalu tersebut diakuisisi oleh perusahan energi dan minyak bumi ternama milik Arab Saudi, yakni Aramco.
Perusahaan raksasa tersebut memegang 100 persen saham Ksatria dari Timur sehingga berani jor-joran mendatangkan pemain mahal.
(Tribunkalteng/Bolasports)