IMPT Korwil Jayawijaya Gelar Syukuran Wisudawan, Paskalis Haluk Pesan Mahasiswa Aktif Suarakan HAM
Roifah Dzatu Azmah August 20, 2026 08:44 AM

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Matius Pilamo Siep

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Koordinator Wilayah (Korwil) Jayawijaya Kota Studi Manokwari menggelar acara syukuran bagi para wisudawan dan wisudawati Universitas Papua (Unipa).

Acara syukuran berlangsung penuh khidmat dan sukacita di Asrama Mahasiswa Jayawijaya, Amban, Kabupaten Manokwari, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah dosen Universitas Papua, orang tua dan wali wisudawan, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai asrama kedaerahan di Kota Studi Manokwari.

Acara ini menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa, orang tua, organisasi, dan lingkungan asrama.

Baca juga: Polisi Dialog Damai dengan Warga, Akses Jalan Kayuni–Kokas Dibuka

Perwakilan wisudawan-wisudawati, Paskalis Haluk menyampaikan bahwa kegiatan syukuran tersebut merupakan bentuk ungkapan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas penyertaan-Nya selama menjalani proses pendidikan hingga berhasil menyelesaikan studi.

Menurut Paskalis, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi bukan semata-mata karena kemampuan pribadi, tetapi juga tidak terlepas dari dukungan orang tua, keluarga, dosen, teman-teman, organisasi mahasiswa, serta seluruh pihak yang telah mendampingi selama proses perkuliahan.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang masih menempuh studi untuk memanfaatkan waktu selama berada di perguruan tinggi dengan sebaik-baiknya.

"Mahasiswa harus aktif. Selain kuliah, mahasiswa juga harus aktif melihat realitas sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dan menyuarakan HAM di Tanah Papua," katanya.

Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, Pertamina Rayakan Kemerdekaan bersama Pelanggan SPBU Papua-Maluku

Paskalis mengatakan, mahasiswa tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik.

Menurutnya, lingkungan kampus juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun karakter, memperluas wawasan, mengembangkan kemampuan organisasi, serta memahami berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

"Mahasiswa harus mampu melihat persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar sesuai motto 'Ilmu Untuk Kemanusiaan'. Ilmu yang diperoleh di kampus harus bisa digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Ia berharap mahasiswa dapat menggunakan masa muda dan kesempatan selama menempuh pendidikan untuk belajar sebanyak-banyaknya, membangun relasi, serta mempersiapkan diri agar setelah menyelesaikan studi dapat memberikan kontribusi bagi keluarga dan Tanah Papua.

Sementara itu, Ketua IMPT Korwil Jayawijaya Kota Studi Manokwari, Moses Meaga, menyampaikan bahwa keberhasilan yang diraih para wisudawan dan wisudawati merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kerja keras, ketekunan, serta dukungan dari berbagai pihak.

Menurutnya, gelar sarjana yang diperoleh bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan menjadi awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

"Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studi di perguruan tinggi Universitas Papua," ujar Moses.

Baca juga: Buka Musda XI Golkar Manokwari, Samaun Dahlan Minta Kader Perkuat Basis hingga Kampung

Ia berharap ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh selama berada di bangku kuliah dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat di Tanah Papua.

Moses juga mengingatkan para wisudawan agar tidak melupakan proses serta orang-orang yang telah hadir dan memberikan dukungan selama menjalani masa pendidikan.

Menurutnya, perjalanan seorang mahasiswa tidak terlepas dari peran keluarga, teman, organisasi, asrama, Korwil Jayawijaya maupun Persekutuan Katolik Jayawijaya (PKJ).

"Jangan pernah melupakan kenangan yang telah dilalui bersama anggota asrama, Korwil Jayawijaya dan Persekutuan Katolik Jayawijaya," katanya.

Ia berpesan kepada para wisudawan agar tetap menjaga hubungan kekeluargaan meskipun nantinya telah menyelesaikan pendidikan dan menjalani kehidupan masing-masing.

"Ketika sukses, jangan lupa orang yang selalu bersama dalam melalui proses perjuangan hingga meraih gelar sarjana," lanjutnya.

Moses berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang mampu membawa perubahan positif di tengah keluarga dan masyarakat serta turut berkontribusi dalam pembangunan di Tanah Papua.

Sementara itu, perwakilan orang tua dan wali, David Wilil, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di Universitas Papua.

Ia mengatakan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari perjuangan para mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan serta dukungan dari orang tua, keluarga, dosen, pengurus asrama dan lingkungan organisasi mahasiswa.

David berpesan kepada para wisudawan agar tetap rendah hati dan tidak cepat berpuas diri setelah memperoleh gelar sarjana.

"Setelah menyelesaikan pendidikan, perjuangan belum selesai. Justru ini menjadi awal untuk menghadapi kehidupan yang lebih luas," pesannya.

Baca juga: Aksi Kemanusiaan Gempa Flores: Flobamora Papua Barat Himpun Rp55 Juta di Hari Pertama

Ia berharap para lulusan dapat menggunakan ilmu yang dimiliki dengan baik serta mampu memberikan dampak positif bagi keluarga, masyarakat dan daerah asal.

Menurutnya, gelar sarjana harus menjadi bekal untuk menghadapi tantangan kehidupan sekaligus menjadi tanggung jawab moral bagi setiap lulusan untuk memberikan manfaat kepada sesama.

Acara syukuran kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, ramah tamah dan kebersamaan antara wisudawan, orang tua, mahasiswa serta tamu undangan.

Momentum tersebut sekaligus menjadi ungkapan syukur atas keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bagi para lulusan maupun mahasiswa yang masih menempuh studi agar terus menjaga persaudaraan, kebersamaan, dan semangat untuk belajar serta berkontribusi bagi masyarakat dan Tanah Papua. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.