Karnaval Budaya dan Pembangunan Klaten 2026 Meriah, Bupati Harap UMKM Makin Bergeliat
Hari Susmayanti August 20, 2026 12:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Klaten berpadu dalam Karnaval Budaya dan Pembangunan Klaten 2026 yang berlangsung di Jalan Pemuda, Kabupaten Klaten. 

Event tersebut berlangsung selama dua hari, pada Selasa (18/8/2026) dan Rabu (19/8/2026). 

Dalam kesempatan ini peserta tampil memukau, dengan membawa beragam karakter dan ciri khas daerah yang sukses menarik perhatian warga.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Ketua TP PKK Fahrani Hamenang turut membuka acara. 

Turut hadir pula, jajaran Forkopimda, PJ Sekda Jaka Purwanto, juga menggunakan kereta kencana. 

Pantauan TribunSolo.com, mereka menggunakan pakaian kostum ala Mataram Kuno pada hari pertama, dan pakaian olahraga pada hari kedua. 

Dalam sambutannya, Bupati Hamenang tema yang diangkat yakni Klaten Mandala Peradaban-Sandyakala, Tumuju Cahaya. 

"Tahun ini, kita mengangkat bagaimana kejayaan kita di masa lalu kita munculkan kembali. Sehingga Kabupaten Klaten tercinta ini tidak hanya dikenal sebagai kabupaten atau kota perlintasan," ujarnya pada Selasa (18/8/2026). 

Di masa lalu, konon Klaten sudah ada terlebih dahulu dibandingkan Jogjakarta maupun Solo. 

"Karena kita adalah bagian penting dari salah satu masa, di mana kerajaan Mataram Kuno yang masyhur atau kerajaan Medang itu ada di Kabupaten Klaten," jelasnya. 

Baca juga: Lahan Seluas 10 Hektare di Perbatasan Bantul dan Gunungkidul Terbakar

Salah satu tokoh yang terkenal, ialah Raja Rakai Pikatan yang kisahnya berkaitan dengan pembuatan Candi. 

"Untuk membangkitkan semangat lagi, bagaimana kejayaan kita di masa lalu maka kita memperkenalkan kita. Sejarah kelak di masa lampau di mana sudah ada kerajaan Mataram," paparnya. 

Event karnaval tentunya juga menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan juga Hari Jadi ke-222 Klaten. 

Mas Hamenang sapaan akrab Bupati Klaten mengatakan harapan, agar adanya kegiatan juga berdampak ke sektor perekonomian warga masyarakat. 

"Tentu kita berdoa berharap dengan kemudian kegiatan karnaval hari ini bisa menggerakkan roda perekonomian juga warga masyarakat, UMKM bergeliat," kata Mas Hamenang. 

Di sisi lain, warga juga menjadi lebih mengetahui sejarah Klaten yang pernah di masa kejayaan masa lalu. 

"Dan insyaallah dengan spirit itu, kembali lagi kita bergotong-royong agar Kabupaten Klaten kedepan semakin maju, sejahtera, berkelanjutan," pungkasnya. 

Dalam karnaval budaya, total ada 28 peserta yang terdiri dari 26 Kecamatan dan komunitas. 

Sementara pada karnaval pembangunan, peserta yang ikut sebanyak 38 peserta dari organisasi pemerintahan, BUMD, maupun instansi swasta. (*)

Caption: Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, dalam Karnaval Budaya Klaten 2026 yang berlangsung di Jalan Pemuda, Kabupaten Klaten, Selasa (18/8/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.