Tertahan Lebih Satu Jam di KRL Bogor-Jakarta, Ririn Pilih Turun di Depok dan Lanjut TransJakarta
Irwan Wahyu Kintoko August 20, 2026 12:35 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penumpang Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota, Ririn (57), memilih turun dari kereta dan melanjutkan perjalanan menggunakan TransJakarta setelah perjalanannya tertahan lebih dari satu jam pada Kamis (20/8/2026) pagi.

Warga Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu mengaku berangkat dari rumah sekitar pukul 06.30 WIB untuk menuju Stasiun Jakarta Kota. 

Namun, perjalanan mulai terkendala ketika kereta yang ditumpanginya tiba di kawasan Stasiun Depok Baru.

"Berangkat jam setengah tujuh dari rumah, terus mulai ketahan di Depok Baru sekitar jam tujuh," kata Ririn kepada Wartakotalive.com, Kamis.

Baca juga: Layanan KRL Commuter Line Bogor dan Tangerang Kembali Normal setelah Alami Gangguan Perjalanan

Menurut Ririn, kereta yang ditumpanginya sempat berhenti cukup lama.

Penumpang kemudian diperbolehkan menunggu di peron Stasiun Depok Baru.

Karena tidak ingin menunggu lebih lama, Ririn memutuskan keluar dari stasiun dan melanjutkan perjalanan menggunakan TransJakarta.

"Di Depok Baru saya ketahan satu jam lebih, jadi saya tap out saja dan naik TransJakarta," ujarnya.

Baca juga: Nekat Gelantungan di Pintu KRL Commuter Line saat Mabuk, Pria Ini Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Ririn kemudian menggunakan layanan TransJakarta dari kawasan Depok menuju Cawang Sentral.

Dari sana, ia melanjutkan perjalanan hingga kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Keputusan tersebut diambil agar perjalanannya menuju Jakarta Kota tetap berlanjut meski perjalanan KRL mengalami gangguan.

Sebelumnya, KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Bogor dan Tangerang pada Kamis pagi.

Baca juga: Dugaan Pelecehan Seksual di Stasiun Kebayoran Jakarta Selatan, Ini Penjelasan KAI Commuter

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor terjadi setelah KRL tertemper orang di sekitar jalur rel.

"Commuter Line No 1183 relasi Bogor - Jakarta Kota tertemper orang di lintas Cawang-Tebet yang menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman," jelas Leza dalam keterangannya, Kamis.

Sementara gangguan pada lintas Tangerang terjadi setelah Commuter Line No 1914 relasi Duri-Tangerang tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi.

"Kejadian ini juga menyebabkan rusaknya pada bagian depan KRL," ucap Leza.

Baca juga: KRL Bogor-Kota Terganggu, Transjakarta Tambah Armada Rute Depok-Cawang dan Stasiun UI-Manggarai

Untuk mengurangi dampak keterlambatan, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi pada kedua lintas.

Pada lintas Bogor, perjalanan Commuter Line hanya menggunakan satu jalur dari Stasiun Pasar Minggu hingga Stasiun Manggarai. 

Sedangkan pada lintas Tangerang, perjalanan Commuter Line menggunakan satu jalur pada lintas Rawabuaya hingga Batu Ceper.

Saat ini jalur tersebut sudah kembali normal. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.