Menjangkau Kampung Yakati: Langkah Putra Asli Wamesa Dekatkan Akses Kesehatan
Hans Arnold Kapisa August 20, 2026 12:44 PM

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy menyatakan kebanggaannya dapat terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan di daerah asalnya Kampung Yakati, Distrik Wamesa.

Putra asli Wamesa ini menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus menjangkau masyarakat hingga kampung-kampung pesisir yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi dan tenaga medis.

“Saya sudah survei lebih dulu, bagaimana kapal bisa masuk. Ternyata ada jalur yang memungkinkan kapal masuk. Jadi, apa pun yang terjadi, saya tetap harus masuk. Kalau ibu kota distriknya tidak bisa dimasuki kapal, tetapi kampungnya bisa, maka saya akan masuk melalui kampung itu,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, kondisi geografis tidak boleh menjadi alasan terhentinya pelayanan kesehatan.

Sebagai putra daerah, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan masyarakat pesisir tetap mendapatkan layanan yang layak.

Baca juga: 1.390 Warga Ikuti Skrining HIV, Dinkes Teluk Bintuni Perluas Layanan hingga Distrik

Yohanis berkomitmen mendorong pemerataan layanan dengan mencari pola alternatif bagi wilayah yang sulit dijangkau.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah memanfaatkan kapal hingga ke muara, kemudian menggunakan speedboat untuk menjangkau kampung dan mengevakuasi pasien.

“Kalau kapalnya tidak bisa masuk, saya akan kasih berlabuh di muara. Kemudian saya gunakan speedboat untuk masuk dan mengangkat pasien keluar, sehingga masyarakat tidak perlu menempuh jarak terlalu jauh,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran tenaga medis, khususnya dokter spesialis, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir. Setiap kali pelayanan dibuka, warga antusias datang untuk mendapatkan pemeriksaan.

Yohanis berharap pemerataan layanan kesehatan di Teluk Bintuni terus ditingkatkan, terutama bagi masyarakat di kampung-kampung pesisir yang memiliki keterbatasan akses transportasi.

“Persebaran pelayanan kesehatan harus terus berjalan. Saya akan tetap berupaya agar masyarakat di kampung-kampung yang sulit dijangkau tetap mendapatkan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.