Penyerang Al-Hilal, Darwin Nunez, semakin dekat untuk menyelesaikan kepindahan pinjaman selama satu musim ke klub Saudi Pro League yang baru promosi, Al-Diriyah, setelah tersisih dari skuad tim utama. Penyerang tim nasional Uruguay berusia 27 tahun itu akan menerima gaji penuh yang ditanggung oleh pendatang baru kasta tertinggi tersebut, dalam upaya mendapatkan menit bermain reguler setelah melalui periode sulit di Riyadh.
Kesepakatan peminjaman ini disebut berjalan mulus.
Pakar transfer Fabrizio Romano melaporkan bahwa Nunez telah secara resmi menyetujui kepindahan pinjaman semusim ke Al-Diriyah, tim promosi Saudi Pro League. Dalam kesepakatan itu tidak terdapat opsi pembelian, sementara klub pendatang baru di divisi teratas tersebut setuju menanggung penuh gaji besar penyerang internasional Uruguay itu. Langkah strategis ini memberi sang penyerang jalan keluar ideal dari pengasingannya di tim utama Al-Hilal.
Sebelum merampungkan kepindahannya ke Al-Diriyah, Nunez sempat sangat erat dikaitkan dengan transfer ke raksasa Turki, Trabzonspor, tempat ia diproyeksikan bereuni dengan mantan rekan duet serangnya di Liverpool, Mohamed Salah. Rencana ambisius itu dimaksudkan untuk menghidupkan kembali kemitraan produktif mereka di Anfield di ajang Super Lig dan menarik perhatian global yang besar. Namun, negosiasi pada akhirnya gagal total akibat sengketa kontrak yang belum terselesaikan dengan Al-Hilal, yang kabarnya masih memiliki tunggakan gaji dan pembayaran bonus dalam jumlah signifikan kepada sang striker, dan itu tidak bersedia ia lepaskan melalui pemutusan kontrak sepihak.
Keterbatasan kuota skuad memaksa perubahan arah.
Perjalanan karier Nunez diwarnai sejumlah kepindahan besar, mulai dari menanjak bersama Penarol, bersinar di Almeria, bergabung dengan Benfica dengan nilai €24m, hingga akhirnya mengamankan transfer senilai lebih dari €80m ke Liverpool pada 2022. Namun, kiprahnya di Timur Tengah dengan cepat berantakan akibat ketatnya kuota pemain asing serta kedatangan Karim Benzema, yang membuat pelatih kepala Simone Inzaghi mencoret pemain Uruguay itu dari daftar skuad liga domestik Al-Hilal. Dengan kontraknya yang masih berlaku hingga Juni 2028, perpindahan sementara di dalam negeri menjadi satu-satunya jalur yang realistis baginya untuk mendapatkan waktu bermain reguler dan menjaga posisinya.
Awal baru ini memberi peluang penebusan bagi Nunez.
Bergabung dengan Al-Diriyah memberi Nunez panggung yang sangat berharga untuk membangun kembali kepercayaan dirinya dan menemukan lagi naluri tajam mencetak gol yang memudar selama masa tersingkirnya baru-baru ini. Setiap harapan untuk segera kembali ke sepak bola Eropa kini harus ditunda lebih dulu, sementara ia berusaha menegaskan dirinya sebagai pusat permainan utama yang menentukan bagi tim promosi Arab Saudi tersebut. Menampilkan performa yang konsisten musim ini akan menjadi faktor sangat penting ketika status kontrak jangka panjangnya di Riyadh ditinjau ulang pada musim panas tahun depan.