SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Perumda Pasar Palembang Jaya saat ini memfokuskan, penataan pada tiga pasar tradisional, yakni Pasar Lemabang, Pasar Perumnas, dan Pasar 2 Ulu.
Direktur Operasional PD Pasar Jaya Palembang Apriadi Susanto Sinaga didampingi Kepala Bagian Pembangunan, Pemasaran dan Bisnis Perumda Pasar Palembang Jaya, Muhamad Fadly mengatakan, untuk revitalisasi besar belum dilakukan tahun ini.
Namun perbaikan skala kecil sudah dikerjakan di Pasar Sekip Ujung, Pasar Kebon Semai, Pasar Yada, dan Pasar Kilometer 5 yang baru saja dicor.
“Pak Walikota Ratu Dewa concern dengan penataan pasar. Kita ingin pasar kita lebih rapi, lebih indah, lebih nyaman agar masyarakat Kota Palembang kembali berbelanja di pasar tradisional,” kata Apriadi disela- sela menerima bantuan CSR berupa kotak sampah dari PT Bukit Asam Kertapati port, Rabu (20/8/2026).
Ia menyebut penataan dilakukan karena pasar modern sudah merambat ke pusat permukiman dengan keunggulan kenyamanan dan jangkauan.
Karena itu Perumda Pasar Palembang Jaya membenahi kerapian, kebersihan, pelayanan, dan kondisi dalam pasar.
Apriadi menambahkan, pasar tradisional memiliki nilai kearifan lokal dan menjadi simbol peradaban serta pusat ekonomi kerakyatan.
Kelebihan pasar tradisional dibanding pasar modern adalah adanya tawar-menawar dan interaksi sosial antar pedagang dan pembeli.
Dengan keterbatasan finansial BUMD, Perumda Pasar Jaya menggandeng CSR BUMN. Bantuan awal datang dari PTBA berupa 7 unit kotak sampah berkapasitas 240 liter.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Mudah-mudahan ini langkah awal. Harapan kami tidak hanya PTBA, BUMN lain juga bisa membantu untuk penataan dan bahkan revitalisasi pasar,” ujarnya.
Ia berharap pasar yang bersih dan nyaman akan menarik lebih banyak pembeli sehingga pendapatan pedagang kecil dan menengah meningkat.
Penataan pasar di Kota Palembang juga mendapat dukungan Pemkot Palembang. Koordinasi dilakukan Asisten II Setda Kota Palembang Isna dan Asisten I untuk mengkonsolidasikan OPD terkait.