Alasan Bernardo Tavares Pilih Thailand untuk TC Persebaya, Agenda Uji Coba Ditutup Rapat
Sarah Elnyora Rumaropen August 20, 2026 04:35 PM

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Keputusan pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memilih Thailand sebagai lokasi pemusatan latihan (TC) pramusim menjadi strategi khusus untuk membentuk keharmonisan dan intensitas bertanding skuadnya.

Berada di lingkungan baru di luar negeri diyakini sang juru taktik dapat mempercepat proses adaptasi serta menggembleng mentalitas pemain secara kolektif.

Langkah terukur ini direspon positif oleh kelompok suporter Bonek yang kini kian percaya diri menatap peluang Bajul Ijo merengkuh gelar treble winner atau tiga gelar juara (trofi) sekaligus dalam satu musim kompetisi.

Persebaya Tutup Rapat Agenda TC Thailand

Skuad Bajul Ijo diketahui telah tiba di Negeri Gajah Putih pada Selasa (16/9/2026) malam dan dijadwalkan berada di sana hingga 27 Agustus mendatang.

Meski demikian, manajemen Persebaya memilih untuk menutup rapat seluruh detail agenda aktivitas selama berada di Thailand, termasuk daftar tim yang akan menjadi lawan uji coba Francisco Rivera dan kawan-kawan.

“Pemusatan latihan di negara yang berbeda memberikan motivasi baru bagi pemain," kata Bernardo Tavares, Kamis (20/8/2026).

"Lingkungan baru, lawan yang berbeda, dan suasana latihan yang berbeda akan membantu kami berkembang. Itu yang kami inginkan dari proses ini,” tambahnya.

Sebelum bertolak ke Thailand, Persebaya sebenarnya telah menjalani rangkaian agenda pramusim 2026/2027 yang sangat padat.

Skuad asuhan Tavares melakoni total tujuh pertandingan uji coba, lima di antaranya merupakan laga Piala Presiden 2026 yang berhasil mereka menangkan hingga keluar sebagai juara. 

Menariknya, dari tujuh laga pramusim tersebut, dua di antaranya melibatkan bentrokan melawan klub luar negeri, yakni Port FC (Thailand) dan Penang FC (Malaysia).

Alasan Pilih Thailand untuk TC Persebaya

Bernardo Tavares pun mengungkap alasan utama di balik keputusan memilih Thailand sebagai lokasi pemusatan latihan atau training center (TC).

Bagi Tavares, keberadaan skuad di luar negeri memberikan dampak psikologis dan sosiologis yang sangat besar melebihi sekadar latihan fisik di lapangan. 

"Ketika berada di Indonesia, terkadang kami hanya bertemu saat latihan dan pertandingan," terang pelatih asal Portugal tersebut.

Kondisi tersebut dinilainya bertolak belakang saat tim menggelar TC di luar negeri, di mana seluruh pemain berinteraksi dan tinggal bersama hampir 24 jam penuh.

"Situasi seperti ini membuat hubungan antar pemain lebih mudah terbangun. Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga, karena ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain,” tambah Tavares.

Baca juga: Lini Depan Arema FC Sedang Bermasalah, Joel Vinicius Berpeluang Tampil di Laga Pembuka Super League

Eks pelatih PSM Makassar itu menilai aspek kekeluargaan sangat krusial bagi Persebaya, sebab perjalanan kompetisi yang panjang dipastikan bakal menghadirkan berbagai situasi sulit yang membutuhkan kekuatan mental kolektif.

"Target kami di pemusatan latihan ini adalah mempersiapkan tim dengan intensitas yang tinggi,” terang Tavares.

"Target lainnya adalah membangun mentalitas pemain agar mereka bisa memberikan lebih banyak untuk tim. Kami ingin mereka memahami arti menjadi pemenang sekaligus menjadi rekan setim yang baik,” pungkasnya.

Melalui program TC ini, Persebaya diharapkan berada dalam kondisi puncak saat melakoni laga perdana Super League 2026/2027.

Pada pekan pertama kompetisi, Persebaya dijadwalkan menyambangi markas Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda pada 5 September 2026.

Langkah menggelar pemusatan latihan pramusim di luar negeri ini sendiri bukan kali pertama bagi Persebaya.

Pada pramusim 2025/2026 lalu, Persebaya juga menggelar TC intensif di Perth, Australia, pada Juli 2025.

Kala itu, mereka berlatih di Sam Kerr Football Centre dan melakoni uji coba internasional melawan tim lokal Football West All Star (10/7/2025) dengan kemenangan 2-0.

Kepercayaan Penuh Bonek

Langkah strategis tim pelatih yang memboyong skuad Persebaya ke Thailand mendapat sambutan hangat dari kelompok suporter, Bonek.

Salah satu pentolan Bonek, Husin Ghozali, mengapresiasi tinggi program pramusim tersebut.

"Pasti senang, harapannya tim semakin siap menyambut kompetisi," kata Husin Ghozali.

Mengenai sikap kerahasiaan Persebaya yang tidak membocorkan program latihan maupun calon lawan uji coba selama di Thailand, pria yang akrab disapa Cak Cong ini mengaku sama sekali tidak mempersoalkannya.

Cak Cong menaruh kepercayaan penuh pada semua skema yang dirancang tim pelatih.

Selain itu, Cak Cong menaruh harapan besar agar Persebaya sanggup merengkuh treble winner pada musim 2026/2027, berbekal modal berharga dari trofi Piala Presiden 2026.

"Selain juara Piala Presiden, semoga Persebaya bisa jadi juara di Super League dan Piala Liga," tambahnya.

Musim 2026/2027 memang menghadirkan tantangan berbeda bagi tim-tim kontestan Super League dan Championship karena adanya gelaran kompetisi domestik baru, yakni Piala Liga.

Menurut Cak Cong, peluang Persebaya menyapu bersih seluruh trofi sangat terbuka lebar.

"Persebaya selama ini lebih sering disebut sebagai toping liga, justru mampu mengalahkan tim yang meraih hat-trick juara liga (Persib). Itu jadi modal yang cukup bagus," tambahnya.

Baca juga: Persebaya Gelar TC di Thailand, Genjot Persiapan Matang Demi Raih Target Juara Super League

Pada turnamen pramusim Piala Presiden 2026 lalu, Persebaya yang tampil dengan skuad mayoritas baru memang tampil sangat superior.

Skuad Green Force tak tersentuh kekalahan sejak babak penyisihan hingga partai puncak, dengan menumbangkan jajaran tim pemegang gelar juara Piala Presiden edisi terdahulu.

Selain menundukkan Persib Bandung di laga final, Persebaya lebih dulu melibas Arema FC—kolektor 4 gelar Piala Presiden—di babak semifinal.

Pada fase penyisihan grup, Persebaya juga menumbangkan Persija Jakarta serta wakil Thailand, Port FC, yang datang dengan status juara bertahan.

"Itu jadi modal cukup bagus," pungkas Cak Cong.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.