TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Trotoar Pantai Padang mulai dibangun dan direhabilitasi agar terhubung sepanjang 1,80 kilometer. Pengerjaan dilakukan di sejumlah bagian yang sebelumnya belum memiliki trotoar.
Menurut keterangan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, pembangunan tersebut bagian dari program unggulan (progul) Padang Rancak.
Pengerjaan trotoar juga bersamaan dengan taman-taman yang berada di sekitar kawasan bangunan Dinas Kebudayaan Sumatera Barat.
"Untuk pengerjaannya sendiri sudah kita mulai awal Agustus 2026, tadi sudah dilakukan pengerjaan di lapangan dengan memasang trotoar di lokasi yang belum dipasang sebelumnya. Kita buat terhubung satu sama lain nantinya," ucapnya, Kamis (20/8/2026).
Ia menjelaskan, selain bagian dari progul Padang Rancak, pembangunan dan rehabilitasi trotoar juga bertujuan untuk pembenahan.
Baca juga: Kolaborasi Pemkab Solsel dan Kodaeral II Tuntaskan Pemugaran 11 Rumah Tak Layak Huni di Sungai Pagu
Sehingga, masyarakat dapat menikmati keindahan kawasan Pantai Padang setelah dilakukan pembenahan tersebut.
"Pantai Padang menjadi sentra atau tujuan masyarakat berwisata, jadi harus dilakukan pembenahan, dan sesuai dengan progul Padang Rancak," jelasnya.
Ia menyebut, perencanaan anggaran untuk membangun dan merehabilitasi agar trotoar dapat terhubung mencapai sekitar Rp9 miliar.
Pembangunan akan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026, kurang lebih sekitar lima bulan pengerjaan.
"Kita targetkan rampung akhir tahun ini, dengan total anggaran yang disiapkan kurang lebih Rp9 miliar," tambahnya.
Baca juga: SPBU Sumbar Disanksi Pertamina, Penyaluran Solar di 3 Lokasi Masih Dihentikan
Berdasarkan pantauan di lapangan pada pukul 14.27 WIB, tampak trotoar sudah dikerjakan di samping kawasan gedung Dinas Kebudayaan Sumbar.
Pengerjaan dilakukan di bagian yang belum terpasang trotoar sebelumnya.
Sedangkan di bagian taman yang tumbuh pohon, tampak dinding cornya dicopot dan terpasang garis police line di sekitarnya. (*)