SURYA.CO.ID, SURABAYA – Malaysia Convention & Exhibition Bureau (MyCEB) di bawah Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia (MOTAC) resmi menggelar Indonesia Roadshow 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Trans Luxury Hotel Surabaya pada Selasa (18/8/2026) lalu, sebelum dilanjutkan di Jakarta pada Kamis (20/8/2026).
Langkah promosi ini dilakukan guna mengukuhkan posisi Malaysia sebagai pilihan utama destinasi acara perniagaan (Business Events) di kawasan Asia Tenggara.
Ketua Pegawai Eksekutif MyCEB, Tan Mei Phing, menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar utama bagi Malaysia.
"Sehingga dalam roadshow ini kami ingin memperkuat kerjasama dengan para mitra industri di Indonesia. Kami kenalkan keunggulan Malaysia sebagai destinasi Acara Perniagaan (Business Events) berkelas dunia," kata Tan Mei Phing.
Baca juga: Rahasia Sukses Velma Felicia, Gadis 9 Tahun Asal Surabaya yang Perkasa di Arena Ice Skating Malaysia
Tan Mei Phing menjelaskan bahwa Malaysia tidak hanya mengandalkan keunggulan infrastruktur dan kemegahan venue.
Pihaknya turut menawarkan dukungan komprehensif serta pelayanan ramah khas Malaysia bagi setiap penyelenggara acara.
Misi ini menjadi sarana strategis untuk mempererat hubungan dengan mitra lama sekaligus membangun jalinan bisnis baru.
"Seiring meningkatnya kembali perjalanan bisnis di kawasan, kolaborasi yang lebih erat antara Malaysia dan Indonesia diharapkan mampu menghasilkan lebih banyak Acara Perniagaan (Business Events) bernilai tinggi serta memperkuat hubungan bisnis antara kedua negara," jelas Tan Mei Phing.
Baca juga: Pameran Foodservice Terbesar ASEAN, FHI 2026 Jadi Ajang Rebut Peluang Bisnis Global
Guna menciptakan peluang bisnis baru, MyCEB mempertemukan 20 mitra industri Malaysia dengan para agen perjalanan dan perencana acara korporat Indonesia.
Melalui sesi business-to-business (B2B) dan jejaring bisnis, para peserta memaparkan konektivitas mudah serta layanan komprehensif mencakup pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran.
Agenda ini juga diselaraskan untuk menyokong kesuksesan kampanye Visit Malaysia 2026 (VM2026).
"Business Events tetap menjadi segmen pariwisata bernilai tinggi yang memberikan dampak ekonomi signifikan melalui peningkatan belanja wisatawan, durasi kunjungan yang lebih lama, serta manfaat yang luas bagi sektor perhotelan, transportasi, ritel, makanan dan minuman, serta industri pariwisata," ungkap Tan Mei.