Ketagihan Nyemil Gorengan Bikin BB Bengkak, Dokter Gizi Bagikan Tips Mengatasinya
GH News August 21, 2026 02:09 PM
Jakarta -

Keinginan kuat untuk ngemil alias craving makanan gurih, bertepung, hingga gorengan kerap menjadi ujian terberat bagi seseorang yang baru belajar menjalani diet. Tak jarang, bayangan sensasi renyah dan gurih terus terngiang-ngiang di kepala, sehingga merusak konsistensi pola makan sehat.

Menanggapi hal ini, spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, 'spill' sejumlah trik cerdas untuk menyiasati dorongan craving tersebut tanpa harus menggagalkan program diet.

Menurut dr Yaze, keinginan untuk ngemil sebenarnya bisa diakali berdasarkan jenis sensasi rasa dan tekstur yang sedang diinginkan oleh tubuh:

Suka sensasi gurih: dr Yaze menyarankan untuk mengonsumsi yogurt atau makanan/minuman yang mengandung probiotik lainnya.

Pengen yang crunchy (renyah): Sering kali mulut hanya butuh sensasi mengunyah sesuatu yang renyah. Solusinya, dr Yaze menyarankan untuk mengonsumsi potongan timun atau wortel segar.

Trik Tetap Aman Saat Tak Bisa Tahan 'Craving' Gorengan

Lantas, bagaimana jika keinginan makan gorengan sudah tidak bisa dibendung lagi?

dr Yaze tak menampik bahwa konsumsi gorengan berlebih dapat melonjakkan asupan kalori harian secara drastis. Tetapi, bukan berarti tidak ada jalan keluar.

"Kalau misalnya siang sudah banyak makan gorengan, malamnya mungkin kita bisa kurangi kapasitas porsinya," saran dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).

Selain membatasi porsi makan di jadwal berikutnya, dr Yaze juga mengimbau untuk mengakalinya dengan mengubah teknik memasak. Ini dilakukan agar tetap mendapatkan tekstur renyah namun rendah kalori.

"Misalnya kayak di air fryer, jadi tetap crunchy, tapi mungkin minyaknya lebih minim. Atau lebih bagus lagi misalnya dipanggang, gitu boleh juga. Bagus lagi kalau misalnya dikukus," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.