Jakarta (ANTARA) - ​Polda Metro Jaya meresmikan 35 unit rumah layak huni melalui Program Bedah Rumah Kemerdekaan dalam rangkaian peringatan HUT 81 Republik Indonesia di Jakarta, Jumat.

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri di salah satu rumah penerima manfaat di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

​"Program ini merupakan program dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo, dalam hal penyediaan rumah layak huni. Ini juga merupakan komitmen Bapak Kapolri untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan perbaikan bagi masyarakat," kata Asep di Jakarta, Jumat.

​Program tersebut dilaksanakan sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.

​Kebijakan tersebut ditindaklanjuti oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melalui komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menghadirkan program yang memberi manfaat langsung bagi warga.

​Asep menjelaskan sebanyak 35 rumah yang telah selesai direnovasi tersebar di 12 wilayah polres jajaran Polda Metro Jaya.

​Rinciannya meliputi Jakarta Timur dan Tangerang Selatan masing-masing empat rumah; Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Tangerang Kota, Bekasi Kota, Kabupaten Bekasi, dan Depok masing-masing tiga rumah; serta Pelabuhan Tanjung Priok dan Kepulauan Seribu masing-masing satu rumah.

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri meresmikan 35 unit rumah layak huni melalui Program Bedah Rumah Kemerdekaan dalam rangka peringatan HUT 81 Republik Indonesia di Jakarta, Jumat (21/8/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya

​Ia berharap rumah yang telah diperbaiki tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang serta mengimbau para penerima manfaat untuk merawatnya dengan baik.

​Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan Program Bedah Rumah Kemerdekaan membawa pesan bahwa peringatan kemerdekaan diwujudkan melalui manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

​"Rumah yang layak bukan sekadar bangunan, tetapi menjadi ruang bagi keluarga untuk hidup lebih aman dan nyaman, membesarkan keluarga, serta menata masa depan yang lebih baik," ujar Budi.

​Ia menambahkan program sosial tersebut menjadi wujud nyata pengabdian Kepolisian di tengah masyarakat.

​"Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga melalui kepedulian yang memberikan manfaat nyata. Semangat inilah yang terus kami jaga, Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan," kata Budi.