TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang penumpang BRT Trans Semarang terjatuh saat hendak menaiki armada di shelter Balaikota, Jalan Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah, Jumat (21/8/2026).
Insiden itu diketahui terjadi sekira pukul 06.10. Penumpang tersebut kemudian dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk mendapatkan perawatan.
Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto menjelaskan, kejadian bermula ketika armada telah selesai menaikkan penumpang di shelter Balaikota.
Bus kemudian mulai berjalan dan pintu armada secara perlahan sudah dalam proses menutup.
Baca juga: Widodo C Putro Bicara Gambaran Skuad Utama PSIS Semarang, Ini dia
Dia menjelaskan, saat itu, seorang penumpang perempuan berlari dari dalam halte dan berusaha mengejar armada yang hendak berangkat.
Penumpang tersebut kemudian melompat masuk ke dalam armada hingga terjatuh.
"Dari keterangan petugas, ketika armada sudah selesai menaikan penumpang, bus berjalan dan pintu sudah menutup pelan-pelan."
"Tiba-tiba ada ibu-ibu berlari dari dalam halte dan langsung loncat ke dalam armada sehingga ibu tersebut terjatuh ke bawah," jelas Haris.
Haris melanjutkan, penumpang mengalami luka pada bagian kaki. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani perawatan di RSUP dr Kariadi.
Penumpang tersebut diketahui hendak menuju Terminal Mangkang.
Dia merupakan penumpang transit dari Koridor 2 Trans Semarang dan sebelumnya turun dari armada untuk melanjutkan perjalanan dengan armada lain.
• Nasib Pilu Bocah 13 Tahun, Melahirkan Bayi di Kamar Mandi Diduga Akibat Ulah Ayah Kandung
Menurutnya, manajemen Trans Semarang bersama operator selaku pemilik armada turut membantu proses pengurusan asuransi Jasa Raharja.
Berdasarkan informasi manajemen, proses pengajuan asuransi tersebut berjalan lancar.
"Manajemen TS & Operator selaku pemilik Armada membantu proses asuransi Jasa Raharja," katanya.
Sementara itu, warga sekitar, Basuki mengetahui informasi mengenai kejadian tersebut.
Dia menyebut, penumpang sempat berlari untuk mengejar armada setelah turun dari BRT dan hendak melanjutkan perjalanan dengan armada berikutnya.
"Katanya itu ada mobil (bus BRT). Ibuknya transit mau naik bus ke Mangkang."
"Lari katanya, mau naik, busnya terlanjur ditutup. Terus ibuknya jatuh. Entah kepleset atau bagaimana. Katanya kelindas kakinya," kata Basuki. (*)