Profil Nurdiansyah Alasta, Dokter Hewan Calon Ketua Demokrat Aceh periode 2026-2031
Mursal Ismail August 21, 2026 04:22 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dokter hewan atau drh Nurdiansyah Alasta, atau yang akrab disapa Dian, merupakan salah satu legislator Partai Demokrat yang kini memegang posisi strategis di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Nurdiansyah kandidat calon Ketua DPD Demokrat Aceh periode 2026-2031 yang bersaing dengan Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar. 

Pria kelahiran Kisam Pasir, 22 Agustus 1984, itu merupakan anggota DPRA periode 2024-2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 8 yang meliputi Aceh Tenggara dan Gayo Lues.

Di lembaga legislatif Aceh, Nurdiansyah dipercaya sebagai Ketua Komisi IV DPRA. Bersamaan dengan itu, ia juga menjabat Bendahara Fraksi Demokrat DPRA periode 2024-2029.

Di internal Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah menjabat sebagai Bendahara DPD Partai Demokrat Aceh periode 2021-2026. Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Tenggara.

Perjalanan Nurdiansyah menuju parlemen tidak terlepas dari latar belakangnya sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Baca juga: Calon Ketua Demokrat Aceh, Sayuti Vs Nurdiansyah

Sebelum terjun ke politik, ia berkarier di bidang kesehatan hewan dan peternakan.

Pada 2011-2013, ia dipercaya sebagai Kasubbag Program, Keuangan dan Pelaporan pada Dinas Kesehatan Hewan Aceh Tenggara. Kariernya berlanjut sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner pada 2013-2015.

Selanjutnya, pada 2015-2018, Nurdiansyah menjabat Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Tenggara.

Setelah berkarier di pemerintahan, ia kemudian memasuki dunia politik dan terpilih sebagai anggota DPRA Fraksi Demokrat periode 2019-2024. Pada 2022-2024, ia dipercaya menjadi Ketua Fraksi Demokrat DPRA.

Pada periode berikutnya, Nurdiansyah kembali terpilih sebagai anggota DPRA periode 2024-2029 dan mendapat amanah sebagai Ketua Komisi IV DPRA.

Latar belakang pendidikan Nurdiansyah juga sangat kuat di bidang veteriner.

Baca juga: AHY Ingatkan Kader Demokrat Aceh Kedepankan Politik Empatik dan Dekat dengan Masyarakat

Ia menyelesaikan pendidikan S-1 Kedokteran Hewan di FKH Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) pada 2002-2007, kemudian melanjutkan pendidikan profesi dokter hewan pada 2007-2009.

Ia meraih gelar S-2 Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, pada 2011-2013.

Sejak 2025, Nurdiansyah juga tercatat sedang menempuh pendidikan doktoral (S-3) Sains Veteriner di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (USK).

Selain politik dan pemerintahan, Nurdiansyah aktif dalam organisasi profesi dan kepemudaan.

Ia pernah menjabat Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Aceh serta menjadi anggota KNPI Aceh Tenggara.

Di bidang politik, pengalaman Nurdiansyah juga sangat beragam.

Baca juga: Fraksi Demokrat-PDA-Gelora Desak Hasil Seleksi JPT Aceh Besar Segera Diumumkan

Pada 2024, ia dipercaya sebagai Wakil Bendahara Tim Pemenangan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran serta Wakil Bendahara Tim Pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

Di DPRA, ia juga terlibat dalam sejumlah panitia khusus.

Ia dipercaya sebagai Ketua Tim Pansus Bank Aceh pada 2024. Selain itu, ia menjadi Sekretaris Pansus-1 Minerba-Migas pada 2024 dan Sekretaris Pansus-2 Minerba-Migas pada 2025.

Aktivitasnya di Partai Demokrat juga terlihat dalam berbagai kegiatan kepartaian.

Nurdiansyah pernah menjadi Ketua Panitia Saweu SBY ke Aceh, Ketua Panitia Safari Ramadhan DPP Demokrat di Aceh, serta Ketua Panitia Bimtek Legislatif dan Rakerda Partai Demokrat Aceh di Banda Aceh.

Atas kiprah dan kontribusinya, Nurdiansyah mendapat penghargaan "Alumni Berdampak" dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala pada 2025.

Dengan perpaduan pengalaman sebagai dokter hewan, birokrat, organisator, dan politisi, Nurdiansyah kini menjalankan perannya di DPRA, khususnya melalui Komisi IV, sekaligus melanjutkan pendidikan akademiknya di bidang sains veteriner. (*)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.