Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kepulauan Seribu melanjutkan perbaikan dan pemeliharaan Dermaga Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, yang ditargetkan rampung pada Desember 2026 mendatang.

“Pekerjaan pemeliharaan tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender dan ditargetkan selesai hingga Desember 2026. Adapun anggaran pekerjaan mencapai sekitar Rp3 miliar,” kata Kepala Seksi Pembinaan Pelabuhan Sudinhub Kepulauan Seribu, Ahyus Wanto di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan pekerjaan ini merupakan tahap kedua yang kelanjutan pemeliharaan dermaga yang telah dilakukan pada 2025.

Cakupan pekerjaan pemeliharaan pada tahap lanjutan ini seluas 180 meter persegi, meningkat dari tahap sebelumnya seluas sekitar 35 meter persegi.

"Jadi total sekitar 215 meter persegi luas dermaga yang diperbaiki," katanya.

Ahyus menegaskan pekerjaan tersebut merupakan satu paket pemeliharaan dermaga. Namun pelaksanaannya berada di lokasi yang berbeda.

"Itu satu paket pekerjaan pemeliharaan dermaga, tapi beda lokasi," tegasnya.

Lebih lanjut, Ahyus mengatakan pemeliharaan dermaga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi infrastruktur transportasi laut di Kepulauan Seribu. Pasalnya, keberadaan dermaga yang baik turut menunjang mobilitas warga, aktivitas ekonomi, serta pergerakan wisatawan antarpulau.

Senada, Lurah Pulau Panggang Jamaluddin mengatakan perbaikan dan pemeliharaan fasilitas dermaga penting untuk mendukung aktivitas masyarakat yang menggunakan transportasi laut.

"Kami tentunya menyambut baik adanya pemeliharaan dermaga ini,” kata dia.

Jamaluddin berharap pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga kondisi dermaga tetap aman, nyaman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

"Kami berharap pelaksanaannya berjalan lancar dan hasil pemeliharaannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas transportasi laut di Pulau Panggang," katanya.