Fakta-Fakta Kebakaran 1 Rumah di Sumompo Manado: Kerugian Ratusan Juta, 3 Unit Damkar Dikerahkan
Isvara Savitri August 21, 2026 06:22 PM

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Satu unit rumah milik keluarga Latara-Rottie di Lingkungan 5 Kelurahan Sumompo, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara, terbakar pada Jumat (21/8/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WITA.

Kebakaran tersebut menghanguskan rumah beserta sejumlah barang yang berada di dalamnya.

Berikut sejumlah fakta kebakaran tersebut:

Kerugian Capai Rp 500 Juta

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya membantu proses pemadaman dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Kapolsek Tuminting Iptu Ferri Victor Tutu mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Tidak ada korban jiwa,” ujar Ferri.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material cukup besar.

“Lumayan besar karena sebagian besar gedung terbakar,” jelasnya.

KEBAKARAN - Satu unit rumah terbakar di Lingkungan 5 Kelurahan Sumompo, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 12.15 WITA. Rumah parmanen tersebut milik Keluarga Latara-Rottie. 
KEBAKARAN - Satu unit rumah terbakar di Lingkungan 5 Kelurahan Sumompo, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 12.15 WITA. Rumah parmanen tersebut milik Keluarga Latara-Rottie.  (Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku)

Kerugian material akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

3 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Ferri mengungkapkan, sebanyak 3 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.

“Bersyukur atas kerja sama dibantu juga oleh warga api berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke rumah yang lain,” ujar Kapolsek.

Setelah api berhasil dipadamkan, pihak kepolisian melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak dan memeriksa kondisi rumah untuk mengetahui sumber api.

Penyebab Masih Diselidiki

Ferri mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

“Hingga kini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Tim masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, kelalaian, maupun faktor lainnya,” pungkasnya.

Baca juga: BRI Kotamobagu Salurkan Motor Operasional untuk Kelompok Tani Siow Kurur di Modoinding

Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Entah Siapa Yang Bersalah - Arief - Kunci C

Ferri mengimbau masyarakat di sekitar lokasi agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik maupun sumber api lainnya.

“Tetap berhati-hati karena ini musim panas,” pungkasnya.(*)

(Tribunmanado.com/Ferdi Guhuhuku)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.