Motocross Internasional Digelar di Klaten, Bupati Hamenang Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Delta Lidina August 21, 2026 09:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten melihat penyelenggaraan event olahraga bukan sekadar sebagai agenda kompetisi, tetapi juga sebagai instrumen untuk menggerakkan perekonomian daerah.

Hal tersebut salah satunya diwujudkan melalui Klaten International Motocross dan Kejurnas Motocross Round 6 Tahun 2026 di Sirkuit Bokong Semar, Rowo Jombor, Kecamatan Bayat, Klaten 22–23 Agustus 2026.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan, kedatangan pembalap, tim, ofisial, dan penonton dari berbagai daerah maupun negara akan menciptakan aktivitas ekonomi selama event berlangsung.

Dampaknya diharapkan dirasakan berbagai sektor, terutama UMKM, kuliner, penginapan, transportasi, hingga sektor pariwisata.

Hamenang mengatakan, pemerintah daerah telah melihat dampak ekonomi dari sejumlah event yang sebelumnya digelar di Klaten.

KLATEN INTERNATIONAL MOTOCROSS - Lintasan kejuaraan Klaten International Motocross & Kejurnas Motocross Round 6 Tahun 2026, di Sirkuit Bokong Semar, kawasan Rowo Jombor, Kecamatan Bayat, Klaten, pada 22–23 Agustus 2026.
KLATEN INTERNATIONAL MOTOCROSS - Lintasan kejuaraan Klaten International Motocross & Kejurnas Motocross Round 6 Tahun 2026, di Sirkuit Bokong Semar, kawasan Rowo Jombor, Kecamatan Bayat, Klaten, pada 22–23 Agustus 2026. (TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo)

“Seperti Klaten Internasional Cycling Festival, ada laporan jika perputaran uangnya sampai berapa miliar," ungkapnya. 

"Artinya kami bersyukur, berarti dampak event ini luar biasa perputaran ekonomi khususnya di UMKM,” imbuhnya.

Menurut Hamenang, pengalaman tersebut menjadi dasar bagi Pemkab Klaten untuk memperbanyak penyelenggaraan event.

“Dengan salah satu case event saja, (ekonomi) bisa berputar seperti itu, maka kami berpendapat tinggal ke depan kita perbanyak event-nya,” katanya.

Ia menilai, biaya yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan event harus dilihat sebagai investasi yang dapat menghasilkan efek ekonomi lebih besar bagi masyarakat.

“Istilahnya kita modal untuk bikin event-nya tapi perputaran uangnya akan jauh lebih besar."

"Pola-pola ini yang akan kita kerjakan ke depan,” tegasnya. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.