Petugas Kebersihan Sarapan Bareng Wali Kota Batu & Wawali, Dipastikan Masih Belum Ada Bonus Lembur
Alga W August 21, 2026 10:17 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Wajah para petugas penyapu jalan dan petugas armada semringah saat diundang sarapan di Rumah Dinas Wali Kota Batu pada Jumat (21/8/2026).

Mereka berkesempatan sarapan bareng Wali Kota Batu Nurochman, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, dan Sekretaris Daerah Kota Batu Alfi Nurhidayat.

Baca juga: Kekeringan di Desa Karangkates Disebut BPBD Kabupaten Malang Belum Terlalu Parah

Nurochman mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kepada para petugas yang setiap hari menjaga kebersihan Kota Batu tanpa mengenal tanggal merah.

Alias tetap bekerja meski saat akhir pekan dan libur panjang.

Kegiatan ini juga bukan hanya sekadar makan bersama, tetapi kesempatan untuk lebih dekat dan mendengar langsung apa yang dirasakan para petugas di lapangan.

Ke depan, Nurochman bahkan berencana turun langsung bersama Wakil Wali Kota dengan mengenakan seragam petugas penyapu jalan untuk melihat dan merasakan pekerjaan mereka.

"Kalau ada yang belum bisa kami berikan, kami mohon maaf. Pemerintah akan terus berusaha memberikan perhatian yang layak kepada bapak dan ibu yang setiap hari menjaga Kota Batu tetap bersih," kata Nurochman kepada petugas kebersihan, Jumat (21/8/2026).

Para petugas ini bekerja dalam tiga shift untuk memastikan jalan dan lingkungan Kota Batu tetap bersih.

Di 21 ruas jalan protokol, petugas penyapu jalan setiap hari menangani sekitar 12 ton sampah.

Jumlahnya dapat meningkat hingga 15 ton saat akhir pekan atau libur panjang.

Kesempatan makan bersama ini juga menjadi ruang bagi petugas untuk menyampaikan cerita dan kebutuhan mereka.

Perwakilan petugas berharap mendapat dukungan berupa seragam dan topi kerja, serta vitamin atau suplemen untuk menjaga kesehatan selama bekerja.

Mereka juga berharap ada informasi waktu berakhirnya kegiatan karnaval agar proses pembersihan dapat dilakukan lebih cepat dan teratur.

"Pemkot Batu akan mengupayakan seragam baru, workshop bagi tenaga kebersihan, rekreasi bersama, serta terus memberikan dukungan kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan, BPJS, vitamin dan suplemen," ujarnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki makna berbeda dibanding agenda sarapan bersama pada tahun sebelumnya.

Selain meningkatnya aktivitas kota yang dipenuhi berbagai event, sebagian besar petugas penyapu jalan kini telah berstatus ASN PPPK paruh waktu setelah adanya kebijakan Wali Kota Batu.

"Kalau tahun lalu mayoritas masih berstatus Tenaga Harian Lepas (THL), tahun ini derajat mereka diangkat melalui kebijakan Pak Wali Kota menjadi PPPK paruh waktu. Karena itu, sekarang acaranya kami laksanakan di rumah dinas wali kota sebagai bentuk perhatian sekaligus untuk memompa semangat mereka agar terus menjaga kebersihan Kota Batu," jelas Dian Fachroni.

Ia menyebut, saat ini DLH Kota Batu memiliki sekitar 400 pegawai, dengan 175 orang di antaranya bertugas sebagai penyapu jalan.

Lebih dari 95 persen petugas penyapu jalan kini telah berstatus ASN PPPK paruh waktu maupun ASN lainnya.

"Kalau pengangkatan bertahap masih belum bisa dipastikan. Banyak teman-teman yang terkendala usia sehingga tidak bisa menjadi PPPK paruh waktu. Padahal mereka memiliki pengalaman yang sangat panjang, sehingga tetap kami butuhkan melalui skema outsourcing," terangnya.

Menurutnya, jumlah petugas saat ini dinilai masih mencukupi, meski peningkatan kapasitas dan kompetensi tetap diperlukan.

Ia juga memastikan insentif seperti THR tetap diberikan, sedangkan pembayaran lembur masih menyesuaikan kebijakan anggaran daerah dan petunjuk teknis yang akan disusun pemerintah.

"Kalau lembur memang tidak setiap hari, hanya saat ada kegiatan atau event tertentu. Untuk bonus lembur saat ini masih belum ada, karena adanya moratorium anggaran. Nanti akan disesuaikan lagi melalui petunjuk teknis dan kebijakan pemerintah daerah," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.