Warga Gampong Jawa Dilatih Buat Desinfektan dan Hand Sanitizer, Lewat Kolaborasi FKH dan FKep USK
Eddy Fitriadi August 21, 2026 11:35 PM

 

Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Pengabdian Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dan Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan pengabdian pemberdayaan peternak dan kader posyandu dalam pelatihan pembuatan  desinfektan dan hand sanitizer  herbal berbasis one health oleh mahasiswa di Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh.

Kegiatan ini telah berlangsung sejak 13 Agustus 2026 dan diperkirakan berjalan hingga Oktober 2026, dengan melibatkan mahasiswa KKN Tematik dari FKH USK dan FKep USK.

Program yang diketuai oleh Wahyu Eka Sari, S.Si., M.Si (Dosen Kesehatan Masyarakat Veteriner FKH USK), dengan anggota Prof. Dr. drh. M. Hanafiah, MP (Dosen Parasitologi FKH USK), dan Ns. Jufrizal, S. Kep., M.Kep (Dosen Keperawatan FKep USK) ini menyasar 25 warga setempat sebagai target.

Mereka terdiri atas 10 orang dari kelompok peternak, 10 kader Posyandu, dan 5 perangkat gampong. Mereka dilatih oleh Tim Pengabdian gabungan FKH dan FKep Universitas Syiah Kuala (USK), bersama mahasiswa yang ditunjuk dari kedua fakultas, untuk membuat desinfektan dan hand sanitizer herbal berbasis daun balakasida (sikokoh).

Baca juga: Fakultas Keperawatan USK Lantik Pimpinan Baru, Ini Harapan Dekan

Rangkaian kegiatan diawali dengan identifikasi kondisi kandang ternak, Posyandu, dan rumah gizi di Gampong Jawa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi konsep One Health, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta keamanan pangan.

Pelatihan ditutup dengan demo dan pelatihan pembuatan desinfektan herbal dan hand sanitizer dari daun balakasida yang dipandu langsung oleh Ketua Tim Wahyu Eka Sari dan mahasiswa KKN Tematik.

Pembuatan desinfektan dan hand sanitizer ini menggunakan infusa (rebusan) daun balakasida yang dipadukan dengan jeruk nipis dan alkohol. Daun balakasida dipilih karena sejak dahulu telah dipercaya masyarakat sebagai bahan antibakteri dan antiseptik alami, termasuk untuk membantu proses penyembuhan luka.

Kegiatan ini menekankan konsep One Health, karena mengajarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit, sekaligus memberi pemahaman mengenai kesehatan dan kebersihan hewan sebagai sumber pangan bagi masyarakat.

Keuchik Gampong Jawa, Musrifun, menyampaikan, pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat Gampong Jawa terkait konsep One Health serta pemanfaatan daun balakasida sebagai desinfektan dan hand sanitizer herbal yang selama ini belum banyak diketahui manfaatnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.