Daftar Bayaran Pemain Naturalisasi dan Lokal Timnas Indonesia yang Beredar Masuk FIFA ASEAN Cup 2026
Rusaidah August 22, 2026 11:03 AM

 

BANGKAPOS.COM – Bocoran daftar 26 pemain Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026 mendadak jadi pusat perhatian publik.

Sentilan kabar mengenai daftar nama Garuda Calling tersebut dibeberkan pengamat sepak bola senior, Ronny Pangemanan, melalui kanal YouTube pribadinya.

Isu  ini tentu menggegerkan publik lantaran tidak ada nama bek andalan Persija Jakarta, Rizky Ridho, dalam komposisi pemain yang diprediksi berlaga pada 24 September hingga 6 Oktober 2026 tersebut.

Mencuatnya kabar daftar 26 pemain Timnas Indonesia ini memunculkan berapa nilai pasar sekaligus bayaran masing-masing pemain Timnas Indonesia baik itu pemain naturalisasi atau lokal.

Diketahui, nilai pasar skuad Timnas Indonesia terus menanjak dalam beberapa pertandingan terakhir.

Di ajang Piala AFF 2026 atau sekarang berganti nama menjadi ASEAN Championship 2026, Timnas Indonesia seharga total Rp163,82 miliar. 

Angka ini menjadikan Timnas Indonesia sebagai skuad dengan nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara.

Baca juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia Diprediksi Tersingkir dan Berpeluang Masuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nilai pasar skuad Garuda sekarang atau menjelang turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 jauh lebih tinggi.

Nilai pasar tersebut tergantung komposisi skuad spesifik ajang yang diikuti, seperti skuad turnamen terdekat atau skuad utama keseluruhan.

Berikut adalah bocoran daftar 26 pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 yang sempat beredar luas:

Kiper: Maarten Paes, Emil Audero, Ernando Ari Sutaryadi.
Belakang: Jay Idzes, Elkan Baggott, Justin Hubner, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Dean James, Sandy Walsh, Shayne
Pattynama, Dony Tri Pamungkas, Eliano Reijnders, Nathan Tjoe-A-On.
Tengah: Ivar Jenner, Thom Haye, Joey Pelupessy, Ricky Kambuaya.
Depan: Miliano Jonathans, Luke Vickery, Mitchell Baker, Ragnar Oratmangoen, Beckham Putra, Ole Romeny, Marselino Ferdinan, Adrian Wibowo.

Penting diketahui, daftar nama yang beredar ini masih berupa bocoran dan bukan rilis resmi dari PSSI.

Karena itu, perubahan komposisi pemain masih sangat mungkin terjadi sebelum pendaftaran resmi FIFA ASEAN Cup 2026 ditutup.

Selain itu, merespons nama-nama yang dibocorkan oleh Bung Ropan, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, juga secara tegas memastikan daftar tersebut tidak benar.

"Tidak benar," kata Sumardji, Selasa (18/8/2026).

"Kami masih finalisasi pemain untuk saat ini."

"Persiapan juga terkait kedatangan pemain, jadwal latihan dan tempat latihan," imbuhnya.

Nilai Pasar Pemain Naturalisasi Indonesia Terbaru Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Terlepas dari polemik bocoran skuad, saat ini setidaknya ada 21 pemain Timnas Indonesia yang berstatus naturalisasi.

Menarik untuk melihat pembaruan nilai pasar para pemain keturunan ini jelang FIFA ASEAN Cup 2026.

Transfermarkt merilis pembaruan nilai pasar pesepak bola dunia pada akhir Mei 2026, di mana Jay Idzes menempati posisi puncak sebagai pemain termahal di Asia Tenggara.

Bek milik klub Serie A Italia, US Sassuolo, tersebut mengantongi nilai pasar mencapai Rp243,34 miliar setelah mengalami kenaikan 4 juta Euro dari periode sebelumnya.

Posisi kedua diisi oleh bek Borussia Mönchengladbach, Kevin Diks, yang memiliki nilai pasar sebesar Rp86,91 miliar.

Sementara itu, kiper Como 1907, Emil Audero, berada di peringkat ketiga dengan nilai pasar Rp48,67 miliar.

Ketiga nama teratas ini merupakan pemain diaspora yang telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) melalui proses naturalisasi.

Mengulas nilai pasar 21 pemain naturalisasi Timnas Indonesia dari termurah hingga termahal jelang berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026.
Mengulas nilai pasar 21 pemain naturalisasi Timnas Indonesia dari termurah hingga termahal jelang berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026. (Bangkapos.com/Chat GPT)

Adapun pemain lokal termahal di skuad Garuda pada update Mei 2026 dipegang oleh winger Persib Bandung, Beckham Putra, dengan nilai Rp6,95 miliar.

Dalam daftar keseluruhan 26 pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra berada di urutan ke-16 pemain termahal.

Baca juga: Daftar Pemain Naturalisasi dan Lokal Terbaru Diprediksi Masuk Timnas Indonesia FIFA ASEAN Cup 2026

Di posisi berikutnya terdapat gelandang Dewa United, Ricky Kambuaya, yang berlabel Rp6,52 miliar.

Sementara gelar pemain lokal termahal ketiga ditempati oleh bek sayap Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, dengan nilai Rp5,21 miliar.

Berikut adalah daftar urutan nilai pasar 21 pemain naturalisasi Timnas Indonesia dari yang termahal hingga termurah, beserta 5 pemain lokal yang dirilis Transfermarkt pada medio Mei-Juni 2026.

Pemain Naturalisasi / Keturunan (Diaspora):
Jay Idzes (US Sassuolo Calcio, Italia) – Rp 243,34 miliar
Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach, Jerman) – Rp 86,91 miliar
Emil Audero (Como 1907, Italia) – Rp 48,67 miliar
Calvin Verdonk (LOSC Lille, Prancis) – Rp 43,45 miliar
Maarten Paes (Ajax Amsterdam, Belanda) – Rp 34,76 miliar
Dean James (Go Ahead Eagles, Belanda) – Rp 29,55 miliar
Justin Hubner (Fortuna Sittard, Belanda) – Rp 17,38 miliar
Thom Haye (Persib Bandung) – Rp 15,64 miliar
Ole Romeny (Fortuna Sittard, Belanda) – Rp 13,91 miliar
Miliano Jonathans (Excelsior Rotterdam, Belanda) – Rp 13,04 miliar
Sandy Walsh (Persib Bandung) – Rp 10,43 miliar
Eliano Reijnders (Persib Bandung) – Rp 10,43 miliar
Ragnar Oratmangoen (Persib Bandung) – Rp 8,69 miliar
Nathan Tjoe-A-On (Willem II, Belanda) – Rp 7,82 miliar
Luke Vickery (Macarthur FC, Australia) – Rp 6,95 miliar
Shayne Pattynama (Persija Jakarta) – Rp 6,08 miliar
Ivar Jenner (tanpa klub) – Rp 5,21 miliar
Joey Pelupessy (Lommel SK, Belgia) – Rp 4,35 miliar
Elkan Baggott (Millwall FC, Inggris) – Rp 3,48 miliar
Adrian Wibowo (FC Wacker Innsbruck, Austria) – Rp 1,74 miliar
Mitchell Baker (Colorado Rapids, AS) – Belum ada publikasi nilai transfer

Pemain Lokal Indonesia:

Beckham Putra (Persib Bandung) – Rp 6,95 miliar
Ricky Kambuaya (Dewa United) – Rp 6,52 miliar
Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta) – Rp 5,21 miliar
Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya) – Rp 4,78 miliar
Marselino Ferdinan (Oxford United, Inggris) – Rp 1,74 miliar

Jadwal dan Pembagian Grup FIFA ASEAN Cup 2026

Di lain sisi, pihak FIFA sampai saat ini belum merilis rincian jam kick-off maupun tanggal spesifik tiap pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.

Meskipun demikian, kejuaraan antarnegara Asia ini dipastikan berlangsung pada kurun waktu 24 September hingga 6 Oktober 2026.

Urutan jadwal pertandingan untuk Timnas Indonesia di babak penyisihan Grup A pun sudah dipetakan sejak awal.

Pada skema awal, Indonesia yang berada di Grup A dijadwalkan bersaing melawan Singapura, Malaysia, dan India.

Namun, dinamika terjadi hanya satu bulan menjelang sepak mula ketika Timnas India mendadak mengundurkan diri.

Federasi Sepak Bola India (AIFF) resmi mengumumkan keputusan penarikan diri tersebut pada Rabu (13/8/2026).

Skuad berjuluk Blue Tigers itu lebih memilih melakoni laga uji coba internasional melawan tim raksasa dunia, Brasil, pada jeda internasional September-Oktober.

Pertandingan antara India melawan tim besutan Carlo Ancelotti tersebut dijadwalkan bergulir pada 3 Oktober 2026.

Presiden AIFF, Kalyan Chaubey, membeberkan alasan mendasar di balik manuver mengejutkan yang diambil organisasinya.

"Kami tidak bisa berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup akibat komitmen dengan federasi Brasil (CBF)," ucap Chaubey dikutip dari Times of India.

"Kami telah memberi tahu FIFA dan panitia memahami mengapa kami harus mengambil keputusan ini."

Baca juga: Daftar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Diprediksi Masuk FIFA ASEAN Cup 2026

Chaubey menegaskan bahwa kesempatan menghadapi Brasil merupakan momen langka yang tak boleh dilewatkan begitu saja.

"Bermain melawan Brasil barangkali adalah kesempatan sekali seumur hidup untuk pemain India," tutur Chaubey.

"Ini adalah sesuatu yang bisa mempromosikan olahraga di seantero negeri."

Sebagai ganti dari absennya mereka di FIFA ASEAN Cup, AIFF menggaransi sejumlah laga internasional berkualitas lainnya untuk tim nasional mereka.

"ASEAN Cup adalah kompetisi penting yang menarik perhatian, kami akan kehilangan itu," terangnya.

"Tapi kami akan mempergunakan jeda internasional FIFA sebaik-baiknya dengan India akan bermain dua laga persahabatan lagi melawan tim berkualitas, tim yang lebih tinggi rankingnya dibanding India," terangnya.

Dengan mundurnya India, persaingan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 kini tersisa antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Belum ada kepastian resmi apakah FIFA akan menunjuk tim pengganti dalam kurun waktu 1,5 bulan tersisa sebelum laga pembuka.

Untuk diketahui, FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdata yang diprakarsai langsung oleh FIFA setelah sukses menyelenggarakan FIFA Arab Cup.

Berada dalam kalender resmi FIFA Matchday, PSSI memiliki hak penuh untuk memanggil seluruh pemain terbaiknya, termasuk mereka yang merumput di liga-liga Eropa.

Ajang baru ini berbeda signifikan dari Piala AFF (yang kini bernama ASEAN Championship), terutama dari status kepemilikan turnamen.

Karena statusnya sebagai kompetisi resmi FIFA, klub di seluruh dunia diwajibkan melepas para pemain yang mendapatkan panggilan negara.

Sebaliknya, Piala AFF tidak terikat regulasi wajib lepas dari FIFA sehingga klub berhak menahan pemain mereka.

Selain itu, setiap perolehan poin dan hasil pertandingan di FIFA ASEAN Cup akan dihitung secara langsung ke dalam pemeringkatan FIFA.

Keunikan lain dari ajang ini adalah hadirnya negara-negara peserta dari luar wilayah Asia Tenggara melalui jalur undangan khusus.

Format kompetisi ini membagi peserta ke dalam dua strata, yakni delapan tim di Premier Division dan enam tim di Challenge Division.

Pembagian divisi didasarkan pada posisi peringkat FIFA terkini dari masing-masing negara peserta.

Sistem turnamen ini juga meniadakan babak semifinal, sehingga juara grup pada fase penyisihan Premier Division akan langsung menyegel tiket ke partai final.

Pada edisi perdana tahun 2026, Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Premier Division, sedangkan Hong Kong menjadi tuan rumah Challenge Division.

PSSI telah menetapkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung sebagai lokasi pertandingan Grup A dan Grup B di Premier Division.

Berikut adalah peta pembagian grup untuk kejuaraan FIFA ASEAN Cup 2026:

Divisi 1 (Premier Division - Tuan Rumah: Indonesia)

Grup A: Indonesia (Tuan Rumah), Malaysia, Singapura, dan Bangladesh (Tim Undangan).
Grup B: Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan (Tim Undangan).

Divisi 2 (Challenge Division - Tuan Rumah: Hong Kong)

Grup A: Hong Kong (Tim Undangan dan Tuan Rumah), Myanmar, dan Brunei Darussalam.
Grup B: Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

Perbandingan Peringkat FIFA Timnas Indonesia

Tiga calon lawan Tim Garuda berada di level bawah secaa peringkat FIFA.

Indonesia berada di posisi teratas mengalahkan Malaysia di tempat kedua, lalu disusul Singapura dan terakhir Bangladesh.

Di tingkat regional Asia Tenggara, Indonesia berada di peringkat ketiga.

Posisi Garuda berada di bawah Thailand dan Vietnam.

Indonesia berada di atas negara tetangga lainnya seperti Malaysia dan Singapura.

Indonesia saat ini mengumpulkan 1.157,41 poin.

Tren peringkat Indonesia mengalami kenaikan berkat hasil positif pada laga uji coba internasional dan agenda resmi FIFA Matchday.

Sebelum berada di peringkat ke-118, Timnas Indonesia sempat menempati peringkat ke-122 dunia.

Berikut adalah riwayat perubahan posisi Timnas Indonesia sepanjang tahun 2026:

Januari – April 2026: Indonesia bertahan di peringkat ke-122 dengan koleksi 1.144,73 poin.
Juni 2026: Peringkat Indonesia melonjak 4 tingkat ke peringkat ke-118 (1.157,14 poin) setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Oman (3-0) dan Mozambik (1-0) dalam laga uji coba.
Juli – Agustus 2026: Indonesia berhasil mempertahankan posisi di peringkat ke-118 dunia.

Peringkat FIFA adalah daftar resmi untuk mengukur kekuatan dan prestasi tim nasional sepak bola suatu negara.

Posisi ini penting untuk menentukan status unggulan dalam turnamen besar, mendongkrak gengsi bangsa, serta menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga sepak bola nasional.

Berikut perbandingan peringkat FIFA Timnas Indonesia dan tiga negara lainnya di Grup A, dilansir dari Bolasport:

1. Indonesia Peringkat 118

Timnas Indonesia kini berada di peringkat ke-118.

Skuad Garuda praktis punya ranking tertinggi di antara semua peserta Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Timnas Indonesia mengalami kenaikan sejauh ini berkat hasil-hasil positif di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Selain itu, John Herdman juga berhasil mengantarkan Skuad Garuda ke tiga kemenangan dan satu kekalahan di FIFA Matchday.

Namun, kegagalan ASEAN Championship 2026 jelas wajib diwaspadai Skuad Garuda.

Meski perhitungannya lebih kecil dari FIFA Matchday, Timnas Indonesia tetap wajib mewaspadai potensi para rivalnya yang siap meledak.

2. Malaysia Peringkat 136

Malaysia jadi tim terbaik dari sisi peringkat FIFA di antara rival segrup Timnas Indonesia.

Harimau Malaya jelas wajib diwaspadai oleh Skuad Garuda, karena sering menyulitkan saat bersua pada ajang resmi.

Timnas Indonesia juga sudah lama tidak bersua melawan Malaysia pada ajang resmi.

Pertemuan terakhir di level senior tersaji pada 2021 di ajang Piala AFF 2020.

Saat itu, Skuad Garuda menang telak 4-1 atas Malaysia.

Namun, skuad lima tahun yang lalu sudah jauh berbeda, sehingga skuad kedua tim berpotensi menghadirkan kejutan di lapangan.

3. Singapura Peringkat 148

Singapura jelas jadi tim yang paling progresif di antara rival Timnas Indonesia di Grup A.

Di bawah asuhan Gavin Lee, The Lions sukses membuat kejutan di ASEAN Championship 2026.

Singapura sukses menahan imbang Vietnam dan Timnas Indonesia di fase grup. Hasil tersebut juga menyingkirkan Timnas Indonesia dari persaingan.

Selain itu, Ilhan Fandi dkk. juga sukses mengalahkan Thailand di Bangkok pada leg kedua semifinal ASEAN Championship 2026.

Singapura juga sukses menembus putaran final Piala Asia 2027.

4. Bangladesh Peringkat 181

Bangladesh memang punya tim paling rendah secara peringkat.

Namun, Timnas Indonesia tidak boleh meremehkannya begitu saja.

Pasalnya, Bangladesh sudah mendapatkan banyak pemain diaspora berkualitas dari berbagai penjuru Eropa seperti Timnas Indonesia.

Salah satu nama terkenal yang berhasil digaet adalah Hamza Choudhury dari Leicester City di Liga Inggris.

Selain itu, ada Shamit Shome di klub New York Cosmos.

(Bolasport/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.