Ruko UD Ikhlas di Barong Tongkok Kutai Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar
Budi Susilo August 22, 2026 02:11 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR – Kebakaran hebat melanda Ruko UD Ikhlas yang terletak di Jalan AWL Senopati, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.

Bangunan yang digunakan untuk menyimpan sekaligus menjual barang elektronik, perabotan dan perlengkapan rumah tangga itu ludes dilalap api.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang karyawan, Samsul Bahri (24), yang terbangun dan melihat kobaran api sudah cukup besar dari bagian belakang ruko.

Samsul kemudian membangunkan pemilik dan berupaya melakukan pemadaman awal sebelum petugas tiba di lokasi.

Baca juga: Kebakaran Tana Tidung Hanguskan Harta dan Dokumen, Anggota TNI Ini Kini Tidur di Kantor

Mendapat laporan tersebut, personel Polres Kutai Barat bersama Polsek Barong Tongkok langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan membantu proses pemadaman.

Pemadaman dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel kepolisian, pemadam kebakaran dan masyarakat.

Tim gabungan mengerahkan satu unit AWC Polres Kutai Barat, lima unit Damkar Kabupaten Kutai Barat, tiga unit Damkar Kecamatan Melak, dua unit Damkar Kecamatan Linggang Bigung, satu unit Damkar Kecamatan Sekolaq Darat dan satu unit Damkar Kecamatan Barong Tongkok.

Setelah berjibaku selama sekitar dua setengah jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 Wita.

Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.

Seluruh isi ruko, termasuk barang elektronik, perabotan dan perlengkapan rumah tangga, mengalami kerusakan hingga terbakar.

Baca juga: Brimob Polda Kaltim Padamkan Kebakaran di Jalan Dahor 2 Balikpapan

Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan melalui Kasi Humas Polres Kutai Barat Iptu Sukoco mengatakan, berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting atau arus pendek listrik.

"Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan olah TKP oleh petugas," ujar Iptu Sukoco.

Menurutnya, api diduga cepat membesar lantaran bangunan tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan dan penjualan berbagai barang yang mudah terbakar.

Saat kejadian, kondisi ruko dalam keadaan tutup.

Polres Kutai Barat mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang bersumber dari instalasi listrik maupun peralatan elektronik.

Baca juga: Penyebab Kebakaran di Jalan Antasari Bukan Korsleting Listrik, Polisi Amankan Kompor dan Tabung Gas

Pengecekan instalasi listrik secara berkala juga dinilai penting, terutama sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha dalam keadaan kosong.

"Pemilik usaha kami imbau untuk selalu memastikan kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik aman sebelum meninggalkan tempat usaha," pungkasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.