TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebakaran yang melanda gereja di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado memicu kecemasan keluarga warga binaan, Sabtu (22/8/2026).
Mereka khawatir terhadap keselamatan anggota keluarga yang masih berada di dalam lapas.
Sejumlah keluarga tampak mendatangi Lapas untuk berupaya mendapatkan informasi mengenai kondisi warga binaan pascakejadian tersebut.
“Anak kami di dalam,” ujar seorang ibu di depan Lapas
Menurutnya, ketika mendapat informasi kebakaran dirinya langsung mendatangi Lapas.
“Dapat informasi kebakaran dari Facebook jadi langsung saya kesini,” ungkapnya.
Kata dia, petugas Lapas sudah memberikan konfirmasi bahwa semua warga binaan dalam keadaan aman.
“Karena terbakar gereja jadi semua warga binaan aman,” pungkasnya.
Pantauan Tribun Manado,Com,kebakaran tersebut memicu kepulan asap dan api yang terlihat dari area gereja.
Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk melakukan penanganan dan mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
Petugas langsung melakukan penyemprotan dari sejumlah titik guna mengendalikan api.
Kapolsek Tuminting, Iptu Ferri Victor Tutu, mengungkapkan api telah berhasil dipadamkan.
“Api sudah padam karena tim pemadaman cepat datang,” jelas Kapolsek.
Menurutnya, penyebab terjadinya kebakaran masih dilakukan penyelidikan di lokasi.
“Kita masih melakukan penyelidikan di lokasi,” pungkasnya.
Baca juga: Identitas Pria yang Turut Diamankan Polisi Setelah Wanita yang Dilaporkan Hilang Ditemukan
(TribunManado.co.id/Fer)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini