Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengajak komunitas ojek daring (online) dan otomotif untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan Kopdar Kebangsaan "Jaga Jakarta" yang digelar di Jakarta, Sabtu (22/8).
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus memperkuat kemitraan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan komunitas dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Rekan-rekan tidak hanya menjadi bagian dari mobilitas Kota Jakarta, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan, ketertiban, serta keteladanan dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat," ujar Dekananto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Ia menyampaikan empat pesan utama kepada peserta, yakni menjaga diri dan sesama, menjadi pelopor ketertiban di jalan, memperkuat solidaritas, serta menjaga persatuan dan persaudaraan antarkomunitas.
Di tengah suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Dekananto juga mengajak seluruh peserta mendoakan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang mengalami musibah gempa.
"Mari bersama-sama kita doakan agar saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan, serta keadaan dapat segera pulih," katanya.
Rangkaian Kopdar Kebangsaan ini diisi dengan berbagai program pelayanan dan edukasi, seperti latihan safety riding, servis sepeda motor gratis, bakti kesehatan, hingga layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Selain itu, acara dimeriahkan dengan pawai sepeda motor hias serta perlombaan tradisional seperti tarik tambang, estafet sarung, dan bakiak.
Kegiatan ditutup dengan deklarasi bersama antara Polda Metro Jaya dan para perwakilan komunitas untuk berkomitmen menciptakan ketertiban lalu lintas dan menjaga kondusivitas wilayah Jakarta.





