Proyek Underpass dan Jembatan di Cimahi Bikin Macet Parah, Pemkot Beri Penjelasan
Muhamad Syarif Abdussalam August 23, 2026 02:11 PM

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi memberikan penjelasan terkait adanya pembangunan underpass di Jalan Gatot Subroto dan perbaikan Jalan Raden Demang Hardjakusumah yang mendapat sorotan negatif dari publik.

Dua proyek tersebut dilakukan secara bersamaan hingga sempat menimbulkan kemacetan parah karena adanya penutupan jalan.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira mengatakan, tidak ada unsur kesengajaan dalam pembangunan underpass di Jalan Gatot Subroto dan perbaikan di Jalan Raden Demang Hardjakusumah.

"Timeline jadi seperti bersamaan itu kebetulan. Untuk proyek underpass Gatot Subroto, mekanisme pengadaan, pemilihan penyedia atau kontraktornya itu dilakukan di Bina Marga Provinsi, untuk perbaikan jembatan Raden Demang Hardjakusumah itu dilakukan di Pemkot Cimahi," kata Adhitia, Minggu (23/8/2026).

Adhitia membenarkan adanya kemacetan parah yang terjadi imbas penutupan di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Raden Demang Hardjakusumah. Namun, dengan adanya evaluasi berupa penambahan personel maupun pemberlakuan contraflow, kemacetan dapat diminimalisasi.

"Kita sudah lakukan evaluasi, penambahan personel dan contraflow, mudah-mudahan bisa mengurangi," ungkapnya.

Selain itu, Adhitia akan mempercepat proses perbaikan di Jalan Raden Demang Hardjakusumah. Target awal, perbaikan di jalan tersebut berdurasi 90 hari dan akan dipersingkat dengan durasi satu bulan.

"Kami akan coba ngepush perbaikan jalan di jembatan Raden Demang Hardjakusumah atau jembatan pemkot. Kita gunakan metode hydraulic static pile, ini bisa mempercepat proses pembangunan atau perbaikan. Sehingga kita targetkan tidak 90 hari, tapi satu bulan, jembatan pemkot sudah bisa dilalui oleh kendaraan," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.