TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Barat memastikan kesiapan untuk menghadiri Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur pada 27 sampai 31 Agustus mendatang.
Ketua PWNU Sulbar, Dr. H. Adnan Nota, mengatakan Sulbar memiliki tujuh suara yang akan menjadi bagian dalam menentukan kepengurusan NU untuk lima tahun ke depan.
Baca juga: Mengaku Sebatang Kara Arsal Aras Beri Sinyal CLBK Balik ke Golkar?
Baca juga: Es Kelapa Muda di Mamuju banyak Dicari Saat Musim Kemarau Parman Raup Rp400 Ribu Sehari
Tujuh suara tersebut berasal dari para ketua di enam Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di enam kabupaten sulbar, serta satu suara dari PWNU Sulbar, dan yang diminta untuk berangkat adalah 4 pengurus lainnya, jadi masing-masing PC memberangkatkan 5 dan di tambah PW 5, dengan komposisi tersebut, total peserta penuh dari Sulbar mencapai 35 orang yang akan berangkat ke Mukhtamar NU.
Selain peserta penuh, PWNU Sulbar juga akan membawa rombongan yang disebut sebagai Rombongan Lillahi Ta'ala atau romlah. Jumlah rombongan tersebut diperkirakan mencapai 60 hingga 100 orang.
Adnan menambahkan, para peserta penuh dari Sulbar akan berangkat dari Mamuju menuju Makassar melalui jalur darat.
Selanjutnya, rombongan akan bertolak dari Makassar menuju lokasi Muktamar bersama rombongan NU dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dengan satu pesawat.
Untuk keberangkatan, rombongan utama dijadwalkan mulai bergerak dari Mamuju pada Senin (25/8/2026), kemudian melanjutkan perjalanan melalui Makassar pada 26 Agustus.
"Ditanggal 26 agusus" Kata Adnan saat dikonfirmasi tribun-sulbqr.com Pada Minggu (23/8/2026).
Adnan mengatakan, keberangkatan lebih awal dilakukan karena jarak Sulbar menuju Jombang cukup jauh dan membutuhkan waktu perjalanan.
Ia menyebut biaya tiket keberangkatan pengurus inti dari Sulbar menjadi tanggung jawab PWNU Sulbar.