TRIBUN-TIMUR.COM, PANGKEP - Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) siap menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026.
Empat cabang lomba akan digelar di sejumlah venue di Kabupaten Pangkep selama empat hari, mulai Selasa (25/8/2026) hingga Jumat (28/8/2026).
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Kabupaten Pangkep, Khairul Azwar, mengatakan panitia lokal saat ini fokus mempersiapkan venue perlombaan.
“Persiapan dari panitia saat ini sudah dalam proses penyiapan venue lomba,” ujar Khairul, Minggu (23/8/2026).
Sebanyak empat lokasi telah disiapkan untuk pelaksanaan lomba yang diikuti peserta dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah provinsi.
Cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an akan berlangsung di Aula Kantor Bupati Pangkep.
Cabang tersebut diikuti 20 peserta dalam format duet.
Selanjutnya, Gedung DPRD Kabupaten Pangkep menjadi lokasi pelaksanaan Cipta dan Baca Puisi Islami.
Cabang ini menjadi salah satu yang paling banyak diikuti dengan jumlah 75 peserta.
Sementara itu, Auditorium PT Semen Tonasa akan menjadi venue lomba Khat atau Kaligrafi.
Cabang kaligrafi terbagi dalam empat kategori, yakni Kaligrafi Dekorasi, Kaligrafi Digital Klasik/Tradisional, Kaligrafi Digital Kontemporer, dan Kaligrafi Lukis Kontemporer.
Total peserta pada cabang tersebut mencapai 163 orang.
Adapun cabang Hafalan Hadits Nabi Muhammad SAW akan digelar di Lantai 6 PT Semen Tonasa.
Cabang ini diikuti sebanyak 25 peserta.
"Empat cabang lomba yang digelar di Pangkep melibatkan ratusan peserta selama rangkaian MTQ VIII Korpri Tingkat Nasional 2026," bebernya.
Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, panitia telah menetapkan dewan juri profesional di setiap cabang lomba.
Untuk cabang Khath Al-Qur’an, dewan juri yakni Didin Sirajuddin AR, Ery Khaeriyah, Ujang Badrussalam, dan Josan Hamim.
Cabang Hafalan Hadis akan dinilai Abustani Ilyas, Umi Khusnul Khotimah, Ahmad Fudhaili, dan Sandi Santosa.
Kemudian, cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an akan dinilai Hasan Basri, Abd Azis Tammauni, Mawaddah Muhajir, dan Rahmawati Hunawa.
Sementara cabang Cipta Baca Puisi Islami melibatkan Abdul Muid Nawawie, Bima Haria Wibisana, Iin Suryaningsih, Sofyan R.H Zaid, dan Abdi Bashit.
Untuk akomodasi, panitia Pangkep tidak menyediakan penginapan khusus bagi para kafilah.
"Para peserta yang merupakan ASN telah mendapatkan biaya perjalanan dinas dan akomodasi sehingga sebagian besar memilih mencari penginapan secara mandiri di sejumlah hotel di wilayah Makassar," imbuhnya.
Sebelumnya, 1.165 peserta dari 438 official akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 di Sulawesi Selatan.
Belasan ribu peserta tersebut tergabung dalam 114 kontingen yang berasal dari pemerintah provinsi serta kementerian dan lembaga.
MTQ VIII KOPRI di langsungkan di Makassar dan Kabupeten Pangkep.
Agenda berlangsung 24-30 Agustus 2026.
Lapangan Karebosi, Jl Jenderal Ahmad Yani , Makassar akan menjadi lokasi pembukaan ajang nasional tersebut.
Sekretaris KORPRI Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, mengatakan kehadiran ribuan peserta dan pendamping menjadi peluang untuk menggerakkan perekonomian daerah.
"Jumlah peserta yang ikut mendaftar untuk ikut lomba ribuan. Ada juga pendamping lima sampai enam orang, memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Makassar," ujar Kamelia, Minggu (23/8/2026).
Rangkaian pembukaan akan diawali defile kafilah pada Senin (24/8/2026) pukul 16.00 WITA.
Defile peserta akan mengambil titik awal di kawasan Benteng Fort Rotterdam dan berakhir di Lapangan Karebosi Makassar.
Lokasi tersebut sekaligus menjadi tempat pelaksanaan pembukaan utama MTQ.
"Sesuai jadwal nasional dan provinsi, pembukaan MTQ diawali dengan agenda defile dan rangkaian pembukaan utama dimulai pada tanggal 24 Agustus 2026," jelas Kamelia.
Di Kota Makassar, sebanyak sembilan cabang lomba akan digelar di sejumlah venue.
Di antaranya Makassar Government Center (MGC), Hotel Universitas Hasanuddin, Lapangan Karebosi, Asrama Haji dan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.
Sementara empat cabang lomba lainnya berlangsung di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Pembagian lokasi dilakukan agar seluruh perlombaan berjalan lancar dan nyaman bagi peserta.
"Khususnya di wilayah Kota Makassar terdapat sembilan cabang lomba yang akan dilaksanakan di sejumlah lokasi," kata Kamelia.
Pemkot Makassar juga mengerahkan sejumlah perangkat daerah untuk menyambut para kafilah dan official.
Bapenda, Dinas Pariwisata, Diskominfo, Dinas Perhubungan hingga Dinas Lingkungan Hidup mengambil peran sesuai tugas masing-masing.
Dinas Pariwisata berkoordinasi dengan PHRI dan pelaku usaha restoran untuk menyambut tamu.
Sementara Diskominfo memperkuat publikasi dan penyebaran informasi mengenai rangkaian MTQ.
Dinas Lingkungan Hidup bersama pihak kecamatan disiapkan menjaga kebersihan kawasan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan wajah Kota Makassar tetap bersih dan nyaman selama pelaksanaan kegiatan.
"Dan semuanya sudah berkolaborasi. Kami dari Kota Makassar siap untuk menerima tamu-tamu ini," ungkap Kamelia.
Kehadiran ribuan peserta dan pendamping juga diproyeksikan memberikan dampak terhadap sektor ekonomi.
Perhotelan, kuliner, UMKM, transportasi hingga pariwisata berpotensi ikut merasakan peningkatan aktivitas selama MTQ berlangsung.
"Semua tamu yang datang itu rata-rata menginapnya di Makassar. Walaupun ada yang menginap di Asrama Haji, tapi paling tidak tetap di Kota Makassar," katanya.
Untuk mendukung kelancaran defile, Dinas Perhubungan Kota Makassar menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
Pengaturan dilakukan di sekitar Benteng Fort Rotterdam, Jl Riburane, Jl Ahmad Yani, Jl Sudirman, Jl Kartini hingga Jalan Kajolalido.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengatakan Jl Penghibur hingga di depan Benteng Fort Rotterdam tidak ditutup total karena menjadi akses penting menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
"Kita rencana membagi dua jalanan di situ. Karena kita tidak bisa menutup full karena itu akses utama menuju bandara," tutur Rheza.
Pengendara dari sejumlah arah akan diarahkan melalui jalur alternatif.
Sementara Jl Kajolalido, Jl Kartini dan Jl Sudirman disiapkan sebagai area parkir kendaraan peserta.
"Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan di Kota Makassar untuk Senin sore agar menghindari Jalan Penghibur sekitar Benteng Rotterdam, kemudian Jalan Riburane dan Jalan Ahmad Yani," imbuh Rheza.
Pemkot Makassar berharap kolaborasi lintas perangkat daerah dan dukungan masyarakat dapat memastikan MTQ VIII KORPRI Nasional berjalan lancar sekaligus memberikan kesan positif bagi para tamu yang datang dari berbagai daerah. (*)