Demokrat Perkuat Konsolidasi di Jakarta, Nachrowi Ramli Ingatkan Kader: Jangan Terlambat
Wahyu Septiana August 23, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Mayjen TNI (Purn) Nachrowi Ramli mengingatkan kader Partai Demokrat mulai mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik 2029.

Menurut Nachrowi, persiapan menuju Pemilu 2029 tidak bisa dilakukan secara mendadak ketika tahapan politik sudah semakin dekat.

Pesan tersebut disampaikan Nachrowi saat menghadiri kegiatan Lomba Rakyat dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Resto Assyiik, Jakarta Timur, Minggu (23/8/2026).

Nachrowi menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat menjadi salah satu cara bagi kader Demokrat untuk membangun kedekatan sekaligus mendengar langsung aspirasi warga.

"Tujuannya apa? Kita mendekatkan diri dengan masyarakat. Sehingga kegiatan ini mempertemukan kader-kader Demokrat, mempertemukan kami dengan masyarakat. Dengan harapan kami dapat menyerap aspirasi masyarakat," kata Nachrowi.

Lomba rakyat tersebut digelar serentak di sekitar 430 titik di berbagai wilayah Indonesia.

Selain melalui kegiatan masyarakat, Partai Demokrat juga disebut menghimpun aspirasi dari sekitar 240 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) mengenai harapan masyarakat terhadap partai ke depan.

Dalam kegiatan di Jakarta Timur itu, masyarakat bersama kader Demokrat mengikuti sekitar 40 jenis perlombaan.

Nachrowi mengatakan kegiatan tersebut mengusung semangat "Bersatu Memajukan Indonesia".

"Jadi Partai Demokrat bersatu dengan orang lain, dengan pihak lain untuk memajukan Indonesia," kata pria yang akrab disapa Bang Nara itu.

Usia 25 Tahun Jadi Bahan Evaluasi

Memasuki usia ke-25 tahun, Nachrowi menilai Partai Demokrat sudah berada dalam fase yang cukup matang.

Perjalanan selama seperempat abad, menurut dia, telah memberikan banyak pengalaman bagi partai, mulai dari menghadapi tantangan hingga meraih berbagai keberhasilan.

Pengalaman tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah Demokrat menghadapi kontestasi politik berikutnya.

"Partai Demokrat di usia 25 cukup matang. Oleh karena itu dari lahirnya banyak hambatan, banyak tantangan, banyak keberhasilan juga. Oleh karena itu akan kita jadi pencermin agar supaya kita kembali menjadi juara nantinya di dalam kontestasi," tuturnya.

Nachrowi menegaskan, aktivitas politik Partai Demokrat pada akhirnya harus diarahkan untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap perjuangan tersebut dapat ikut mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

"Dan sekali lagi kita ingin mengabdikan diri kepada masyarakat agar supaya tercapai Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," katanya.

Kader Diminta Mulai Menyusun Strategi

Terkait Pemilu 2029, Nachrowi meminta kader Demokrat tidak menunggu hingga waktu semakin dekat untuk melakukan persiapan.

Ia menyebut 2027 dapat menjadi momentum awal persiapan, kemudian dilanjutkan dengan pematangan konsolidasi pada 2028 sebelum memasuki pertarungan politik pada 2029.

Karena itu, ia meminta seluruh kader, khususnya di Jakarta maupun daerah lainnya, mulai menyusun perencanaan secara matang sejak sekarang.

"Jangan terlambat memulai. Oleh karena itu, dari sekarang bikin perencanaan yang matang. Karena waktu berjalan terus, dan jangan sampai tertinggal oleh waktu, nanti kita kaget-kaget," tegas Nachrowi.

Ia bahkan mengingatkan agar persiapan politik dilakukan secara serius dan tidak menunggu momentum kontestasi semakin dekat.

"Persiapannya, kemudian perangnya juga nggak boleh terlambat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nachrowi juga mengajak peserta dan kader mendoakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar selalu diberikan kesehatan.

Ia berharap SBY dapat terus memberikan arahan, nasihat, serta mendampingi perjalanan partai menghadapi kontestasi politik mendatang.

"Selanjutnya saya mengajak Bapak dan Ibu untuk mendoakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Pak SBY agar supaya tetap sehat, membersamai kita, memimpin kita, memberi nasihat kepada kita dan menunjukkan arah kemenangan nantinya," ujar Nachrowi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron, Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), sejumlah komisaris BUMN, Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, serta anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak hadir secara langsung karena tengah mendampingi SBY menjalani pengobatan di Amerika Serikat.

Meski demikian, AHY disebut tetap mengikuti kegiatan tersebut secara daring.

Berita Lainnya

Baca juga: Libur Panjang Maulid Nabi, 38.842 Penumpang Berangkat dari Jakarta Naik Kereta dalam Sehari

Baca juga: Nekat Terobos Perlintasan Sebidang, Toyota Avanza Ringsek Tertemper KRL di Tanjung Priok

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Senayan: Pengemudi Honda Brio Terluka, Bermula dari Truk

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.