SURYA.CO.ID, SURABAYA - Target PDI Perjuangan Jatim untuk menang pada Pilgub Jawa Timur 2029 dinilai terbuka lebar.
Terlebih, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa partainya memiliki segudang stok kader potensial untuk diberangkatkan pada kontestasi mendatang.
Target mengenai Pilgub Jatim 2029 memang menjadi satu di antara pembahasan yang muncul dalam konsolidasi internal PDIP Jatim di Surabaya, Minggu (23/8/2026).
Konsolidasi internal itu dihadiri langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Hasto mengatakan, PDIP punya kemampuan untuk Pilgub.
Baca juga: HUT ke-81 RI, 400 Kader PDI Perjuangan Jember Bersih-bersih Pantai Pancer
"Karena itulah partai harus membangun optimisme, tetapi Ibu Mega juga menegaskan bahwa yang terpenting adalah menampilkan wajah politik yang memperjuangkan kebenaran, keadilan dan terus-menerus membela rakyat tertindas," kata Hasto disela konsolidasi yang berlangsung di Hotel Vasa Surabaya.
Hasto menjelaskan, PDIP punya banyak kader mumpuni baik dari kalangan kepala daerah maupun legislatif.
Sebab saat ini PDIP punya sekitar 18 kader yang duduk di eksekutif baik kepala daerah maupun wakil kepala daerah.
Belum lagi jumlah kader yang berada di legislatif di berbagai tingkatan.
Dari data, PDI Perjuangan memiliki 21 kursi di DPRD Jatim, 308 kursi DPRD Kabupaten/kota serta 19 anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur.
"Kemudian partai juga melakukan pendidikan politik dan rekrutmen secara terbuka," jelas Hasto.
Baca juga: DPC PDI Perjuangan Jombang Bangun Kebun Percontohan untuk Kemandirian Pangan
Ia memberi contoh, diantaranya Tri Rismaharini atau Risma.
Ia direkrut dari kalangan ASN lalu menjadi Wali Kota Surabaya dua periode.
Karirnya pun menanjak dengan pernah menjadi menteri sosial.
Risma sebelumnya juga sudah pernah maju sebagai calon gubernur pada Pilgub Jatim 2024 lalu.
"Jadi PDI Perjuangan memiliki banyak cerita sukses terkait dengan para kepala daerah, dengan solidnya mesin partai, ini menjadi modal bagi pemenangan Pemilu Gubernur, Kepala Daerah yang akan datang, Pemilu Legislatif, serta Presiden," ungkap Hasto.
Apakah Risma masih berpeluang diusung kembali, Hasto lantas menjawab secara diplomatis.
Bahwa, PDIP terus menggembleng para kader termasuk untuk diorbitkan sebagai kepala daerah.
Setiap yang memiliki potensi, Hasto menyebut bahwa PDIP membuka peluang lebar untuk terus digembleng.
"Termasuk bagi anak-anak muda, syaratnya adalah anak-anak muda yang memiliki jiwa dan spirit seperti Bung Karno, Bung Hatta, dan para tokoh-tokoh bangsa lainnya," tandas Hasto.
Baca juga: Hari Lahir Pancasila, DPD PDIP Jatim Teguhkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong
PDI Perjuangan Jatim memasang target tinggi untuk Pemilu 2029 mendatang.
Selain peningkatan kursi legislatif hasil Pileg mendatang, PDIP turut menargetkan bisa menang Pilgub dan mengantarkan kader menjadi Gubernur Jawa Timur periode mendatang.
Target ini disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Said Abdullah dalam Konsolidasi Internal yang berlangsung di Hotel Vasa Surabaya, Minggu (23/8/2026).
Konsolidasi ini spesial lantaran dihadiri secara langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan jajaran Dewan Pimpinan Pusat atau DPP.
"Kami tidak berhenti pada Pileg 2029, sekaligus juga kami berkomitmen baik DPD, DPC, fraksi, bahwa sudah waktunya PDI Perjuangan Jawa Timur punya Gubernur Jawa Timur," kata Said saat menyampaikan sambutan yang sejurus kemudian disambut riuh tepuk tangan peserta yang hadir.
Target yang dicanangkan oleh Said itu, nampaknya berangkat dari fakta bahwa PDIP belum berhasil memenangkan Pilgub Jatim dari beberapa kali edisi.
Meskipun, secara jumlah kursi di DPRD Jatim, PDIP menjadi salah satu dari lima Parpol pemilik kursi mayoritas di gedung Indrapura.
Merujuk pada Pemilu 2024, PDIP berhasil mengemas 21 kursi dan menjadi parpol kedua yang menguasai DPRD Jatim.
Said pun optimistis, mengingat struktur partai, anggota legislatif dan kepala daerah yang merupakan kader PDIP, sudah punya tekad yang sama untuk target pada Pemilu mendatang.
Said menegaskan, bahwa konsolidasi menjadi fokus PDIP di Jawa Timur.
Meskipun Pemilu terhitung masih lama, namun PDIP menyatakan telah memiliki sejumlah fokus ke depan.
Sejumlah program itu diukur secara berkala melalui survei internal setiap 6 bulan.
Tujuannya, memastikan efektivitas kinerja kepartaian di masyarakat.
"Insyaallah dengan kerja keras kita semuanya bukan hanya DPD, DPC, Fraksi, Bupati, Walikota, namun kita semua kader PDI perjuangan yang dibesarkan oleh PDI Perjuangan punya kewajiban yang sama dan tekad yang sama untuk memenangkan Pileg dan Pilgub yang akan datang," pungkasnya.
Konsolidasi itu diikuti oleh struktural DPD hingga DPC dari 38 Kabupaten/kota di Jawa Timur.
Para kepala daerah termasuk wakil yang merupakan kader PDIP hadir.
Pun demikian dengan jajaran DPRD baik Provinsi maupun Kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Komposisi pengurus DPP juga banyak yang hadir.
Diantaranya nampak hadir langsung Sekjen DPP Hasto Kristianto, Ketua DPP PDIP sekaligus kepala situation room yang juga putra Megawati, Prananda Prabowo, Ketua DPP Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini atau Risma serta sejumlah pengurus DPP lainnya.